Sambung Persaudaraan, GUSDURian Ciputat Sambangi Rumah Ibadah Agama Sikh

Komunitas GUSDURian Ciputat sambangi rumah ibadah agama Sikh di bilangan Sawah Lama, Ciputat Tangerang Selatan pada Minggu (19/06/2022). Kedatangan rombongan GUSDURian Ciputat tersebut disambut dan diterima dengan hangat oleh saudara-saudara penganut Sikh.

Rafi Sihabuddin selaku Koordinator GUSDURian Ciputat menuturkan, kunjungan kali ini dimaksudkan untuk mempererat tali persaudaraan lintas agama yang berada di kawasan Tangerang Selatan, khususnya agama Sikh. Rafi menyebut ini adalah kali pertama GUSDURian Ciputat silaturahmi ke komunitas Sikh. Sebelumnya, GUSDURian Ciputat baru menyambangi empat agama saja yakni, Hindu, Konghucu, Kristen dan Buddha.

“Ini baru pertama kali, saya dan teman-teman GUSDURian Ciputat silaturahmi ke rumah ibadah agama Sikh,” tutur Rafi.

Rafi berharap dengan diadakan pertemuan seperti ini ke depannya dapat bersinergi dalam banyak hal. Kegiatan sosial-kemanusiaan misalnya. Utamanya adalah tentang menyemai nilai-nilai keharmonisan antarumat beragama.

“Kami berharap pertemuan ini bukanlah yang terakhir, melainkan ada kelanjutan seterusnya,” sambungnya.

Salah satu penggerak GUSDURian Ciputat, Auramanur Ja’far Sidik mengaku merasa senang lantaran dapat mengikuti kunjungan rumah ibadah kali ini. Ia menilai agama Sikh kaya akan budaya dan aneka makanan khasnya.

Sementara tokoh pemuda agama Sikh setempat, Prem Singh menjelaskan secara singkat terkait agama Sikh. Menurutnya, kehadiran agama Sikh salah satunya untuk meniadakan pengkastaan yang menjadi kenyataan sosial pada waktu itu. Dengan kehadiran Guru Nanak, pengkastaan sosial tidak lagi diberlakukan.

Seputar Agama Sikh

Agama Sikh adalah agama yang berasal dari wilayah Punjab India dan didirikan oleh Guru Nanak Dev Ji (1469-1539). Guru Nanak yang dilahirkan dari keluarga Hindu, mendapat wahyu setelah mandi pagi di tahun 1499. Guru Nanak saat itu berusia 30 tahun, lalu menyerahkan semua harta yang dimilikinya. Kemudian ia melakukan perjalanan keleling negeri sebagai pengkhotbah Sikhisme, untuk menyebarkan kepercayaan akan satu Tuhan.

Guru Nanak mewartakan pesan tentang cinta dan persaudaraan universal, memberikan terang kehidupan kepada umat manusia yang menderita, menanamkan cinta dan ketaatan, menananamkan nama Tuhan agar manusia selalu mengingatnya dan terpenting tidaklah mengakui perbedaan kasta.

Dalam Agama Sikh karya Hakim Choor Singh, berdasarkan pesan-pesan yang disampaikan oleh Guru Nanak tersebut, agama Sikh menjadi menarik bagi para kasta terendah. Salah satu perkataannya yang terkenal adalah, “Tidak ada Hindu dan tidak ada Islam, karena semua dilahirkan sama tanpa ada perbedaan apa pun. Meskipun ada perbedaan, maka tidak perlu dan salah bila dijadikan perbedaan, kebencian, dan permusuhan agama”.


Author

Bagikan tulisan ini: