KEDIRI – Rumah Kemanusiaan GUSDURian berada di wilayah yang sangat strategis, yakni di Pare, salah satu tempat tersohor di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pare menjadi tempat banyaknya Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) berdiri, khususnya di Kampung Inggris. Rumah Kemanusiaan GUSDURian hanya berjarak sekitar 10 menit dari pusat Kampung Inggris. Kampung Inggris bukanlah kampung pada umumnya, namun sudah seolah menjadi Kampung Metropolitan yang tidak pernah tidur.
Adanya Rumah Kemanusiaan GUSDURian di antara banyaknya LKP seperti menunjukkan sisi lain dari megahnya Pare itu sendiri. Salah satu LKP yang berada di Kampung Inggris, TEST English School, khususnya kelas Establish EAA yang mengadakan kegiatan charity yang bertajuk Let’s Share the Love.
‘Let’s share the love’ dilakukan di Rumah Kemanusiaan GUSDURian pada hari Selasa, 6 Januari 2026, diikuti oleh para pelajar TEST English School, termasuk juga para pengajar dan headmaster.
Para pelajar dan pengajar yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara ini bersama-sama mengunjungi penghuni Rumah Kemanusiaan GUSDURian. Mereka mengajak lansia untuk senam bersama. Para lansia dengan semangat mengikuti gerakan senam yang dicontohkan oleh mereka. Kursi roda bukanlah penghalang, senyum ceria tetap terpancar dari wajah-wajah bahagia.
Selain senam, para pelajar TEST English School juga menemani para lansia berbagi cerita. Bak cucu yang lama tak jumpa dengan kakek-neneknya, mereka terlihat hangat dan nyaman satu dengan yang lain.
Dari hal-hal sederhana tersebut dapat bermakna besar bagi para lansia yang merasakan kasih sayang tulus dari mereka. Mereka juga belajar pentingnya empati dan cinta kasih kepada sesama, serta belajar bagaimana menghargai sesama.

“Senang sekali bisa berkunjung ke sini. Bisa menemani mbah, senam bareng, makan cemilan bareng, terus cerita-cerita. Jadi teringat kakek nenek sendiri. Semoga mbah-mbahnya sehat selalu, senang selalu, dan kita bisa balik lagi ke sini,” ujar Muhammad Naufal, salah satu pelajar kelas Establish EAA yang mengikuti kegiatan ini.
Roger Jeremy, selaku ketua kelas Establish sekaligus ketua pelaksana kegiatan ‘Let’s Share the Love’ menuturkan, “Senang sekali. Yang berpartisipasi juga banyak. Walau diinisiasi oleh satu kelas yang isinya 11 orang, siswa yang lain ikutan, mizu dan mozelnya juga hampir semuanya hadir. Kami berharap acara ini jadi bermakna, untuk kami dari TEST dan untuk mbah-mbah di sini.”
Pare tidak hanya tempat untuk memperkaya diri dengan menguasai bahasa, melainkan juga tempat untuk belajar memaknai kehidupan, memupuk empati, dan menumbuhkan rasa kemanusiaan yang tinggi.









