Arsip Kategori: Sosok

Gus Irwan: Pejuang Inklusivitas dan Toleransi dari Mlangi

“Bukankah dengan saling pengertian mendasar antaragama, masing-masing agama akan memperkaya diri dalam mencari bekal perjuangan menegakkan moralitas, keadilan, dan kasih sayang?”–KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Kiai-kiai muda mumpuni yang muncul dari didikan pesantren menjadi “aset” penting, tidak hanya bagi pesantren itu sendiri, namun juga bagi bangsa. Satu di antaranya adalah kiai asal Bumi Mataram, tepatnya daerah Mlangi,…
Read more

Energi Nur Rofiah Mendakwahkan Keadilan Gender Islam

“Persepsi di masyarakat seringkali hanya menempatkan posisi laki-laki dan perempuan dari fisik dan materi yang dimiliki. Perempuan kerap distigmakan sebagai objek seksual, ketika ia cantik ia akan disayang, ketika ia menua, ia akan dicampakkan. Begitu pula laki-laki, hanya dihargai ketika punya harta dan kekuasaan. Bila ada uang, abang disayang. Jika uang habis, abang ditendang.” Dalam…
Read more

Abah Guru Sekumpul, Teladan Berilmu Tinggi yang Menghindari Popularitas

Beliau bernama Muhammad Zaini Abdul Ghani. Lahir di Tunggul Irang Martapura pada tanggal 11 Februari 1942 dan meninggal di Martapura pada 10 Agustus 2005 di usia 63 tahun. Beliau seorang alim dan tokoh karismatik nan populer di Kalimantan. Beliau biasa disebut dengan beberapa panggilan, seperti Guru Sekumpul, Guru Ijai, Guru Ijai Sekumpul, Qusyairi (nama saat…
Read more

Gus A’ak: Pendekar Konservasi Gunung Lemongan

Pada 2001, Gus Dur menyatakan ‘hutan untuk rakyat’. Sebagian orang memelintir pernyataan Gus Dur dengan semena-mena membabati hutan di sepanjang Pacitan-Banyuwangi. Kawasan hutan Lemongan yang berada di Lumajang ini termasuk dalam deret pembabatan. 6000 hektar dinyatakan sebagai kawasan green belt (lahan kritis), 1958,30 hektar di antaranya adalah kawasan lindung. Sebagian kawasan Gunung Lemongan masuk Kabupaten…
Read more