by

Demokrasi di Indonesia tengah dalam bahaya. Kamis, 12 Maret 2026 menjelang tengah malam Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal. Andrie baru saja melakukan perjalanan pulang setelah menuntaskan rekaman siniar (podcast) di kantor YLBHI berjudul “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Tindakan biadab ini dilakukan pada saat bangsa Indonesia berada dalam situasi sulit karena gejolak politik global yang berimbas pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dalam …

Beberapa hari yang lalu Instagram dan TikTok Jaringan GUSDURian tampak digeruduk netizen yang mendukung program MBG. Entah buzzer atau bukan, …

Demokrasi di Indonesia tengah dalam bahaya. Kamis, 12 Maret 2026 menjelang tengah malam Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal. Andrie baru saja melakukan perjalanan pulang setelah menuntaskan rekaman siniar (podcast) di kantor YLBHI berjudul “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Tindakan biadab ini dilakukan pada saat bangsa Indonesia berada dalam situasi sulit karena gejolak politik global yang berimbas pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dalam situasi seperti ini membutuhkan kekuatan bersama dalam persatuan. Tindakan ini …

Bagaimana rasanya bila seorang Kristen menjadi santri di Pesantren, apakah bisa dan hal apa saja yang akan terjadi? Ini merupakan ceritaku menjadi satu-satunya peserta dari latar belakang iman Kristen yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Pesantren Gerakan GUSDURian Yogyakarta tahun 2026. Meski aku sudah mengenal dan sering mengikuti beberapa kegiatan dari GUSDURian Jogja, tapi kegiatan Pesantren …

Pare, Kediri - Di tengah padatnya agenda Sahur Keliling 2026 tahun ini yang bertema “Puasa Berbalut Bencana dan Goyahnya Demokrasi”, Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengunjungi para Lansia di Rumah Bersama Kemanusiaan GUSDURian. Kunjungan ini dilakukan bersamaan dengan agenda tahunan Sahur Keliling bersama Ibu Shinta yang diselenggarakan oleh Yayasan Puan Amal Hayati. Kunjungan ini sejalan …

by

Sejak mengenal Stuart Hall di Kajian Budaya dan Media, saya selalu bertanya-tanya, apakah Gus Dur pernah bertemu dengannya? Gus Dur (1940 - 2009) memang tidak pernah menulis buku utuh tentang budaya atau kebudayaan. Namun ratusan tulisan Gus Dur yang tersebar di berbagai media menunjukkan bahwa Gus Dur sangat serius mengkaji persoalan budaya. Meski tidak pernah …

by

Hari itu, laut di kampung pesisir mendadak sunyi. Padahal biasanya ombak selalu cerewet—menyela doa subuh, menepuk tiang rumah panggung, dan menyapa perahu-perahu kecil yang pulang membawa ikan kembung dan harapan. Namun pagi itu, laut seakan tahu: salah satu anak terbaiknya telah berpulang. Namanya terpahat di berita, di layar televisi, di media massa dan di telepon genggam jutaan orang. Seorang jenderal meninggal dunia. Ditangisi jutaan manusia dari berbagai penjuru negeri. Orang-orang …

Di sebuah desa di pesisir Mandar bernama Tipalayo, hidup seorang anak bernama Sarifah. Ia tinggal bersama ayahnya, Baddu, ibunya Halimah, …

Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dikenal sebagai tokoh bangsa yang tak segan menabrak batas, agama, etnis, bahkan kekuasaan. Namun dibalik perjalanannya yang luas dan penuh kontroversi, tersimpan jejak persahabatan dan kesamaan visi dengan seorang tokoh yang jarang disandingkan dengannya: Yap Thiam Hien, seorang advokat dan pembela hak asasi manusia berdarah Tionghoa. Meski nama keduanya jarang ditautkan dalam narasi besar sejarah Indonesia, hubungan mereka menyimpan pelajaran penting tentang keberanian, ketulusan, dan solidaritas lintas identitas. Dalam senyap, mereka pernah bertemu di simpang jalan …