Ketika Cinta Tidak Simetris

Di titik manakah cinta yang berjuang itu masih relevan dalam konteks feminisme, terutama untuk mendapatkan cinta yang timbal balik? Selama ini ada ketegangan antara dua konsepsi cinta yaitu cinta sebagai pemberian dan cinta sebagai relasi. Ketika cinta hanya dipahami sebagai kerelaan berkorban demi mendapatkan cinta, maka kita akan mudah terjatuh pada romantisme self-sacrifice (pengorbanan diri). Menganggap bahwa…

Di titik manakah cinta yang berjuang itu masih relevan dalam konteks feminisme, terutama untuk mendapatkan cinta yang timbal balik? Selama…

Baca selengkapnya →
PERNYATAAN SIKAP

Jaringan GUSDURian Mengutuk Serangan Terhadap Aktivis Pro Demokrasi

Demokrasi di Indonesia tengah dalam bahaya. Kamis, 12 Maret 2026 menjelang tengah malam Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal. Andrie baru saja melakukan perjalanan pulang setelah menuntaskan rekaman siniar (podcast) di kantor YLBHI berjudul “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Tindakan biadab ini dilakukan pada saat bangsa Indonesia berada dalam situasi sulit karena gejolak politik global yang berimbas pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dalam situasi seperti ini membutuhkan kekuatan bersama dalam persatuan. Tindakan ini…

Teladan

Di usianya yang ke-96 tahun, Prof Emil Salim berbicara dengan penuh semangat. Ia mengingatkan…

06 Oct 2026 9:00 WIB·by Alissa Wahid

Melawan

Oleh: Saypulloh Mahpud DESA Sumberrejo terletak di lereng perbukitan Jawa Timur, di…

Perjuangan

Oleh: Rihan Pratama TAMA baru saja menyelesaikan pendidikannya di Pondok Pesantren Sunan…

SOSOK

Gus Dur dalam Bingkai Ulama Perempuan

Dalam Diskusi Serial Biografi Ulama Perempuan Indonesia #16 bertajuk “Manaqib Ulama Perempuan” yang disiarkan melalui GUSDURianTV dan Zoom Meeting, pembahasan tentang makna 'ulama perempuan' kembali diperluas. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tidak hanya dilihat sebagai…