Selama ini hukum digambarkan sebagai sosok yang menutup mata agar semua orang diperlakukan dengan setara. Sosok perempuan dengan penutup mata itu dilambangkan sebagai dewi keadilan. Mata yang tertutup memberi simbol bahwa ia tak membedakan siapa yang berbuat. Namun, bagaimana jika hukum tak lagi menutup matanya? Bukan untuk melihat kebenaran tapi untuk melihat siapa yang sedang berdiri di…
Selama ini hukum digambarkan sebagai sosok yang menutup mata agar semua orang diperlakukan dengan setara. Sosok perempuan dengan penutup mata…
Baca selengkapnya →Selama ini hukum digambarkan sebagai sosok yang menutup mata agar semua orang diperlakukan dengan setara.…
Setidaknya, ada dua tuntutan utama yang dibawakan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) ketika melakukan…
Berita keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah bukan menjadi hal asing di telinga…
”Tirakat santri yang paling utama adalah membaca dan ibadah santri yang paling membekas adalah menulis.”…
Demokrasi di Indonesia tengah dalam bahaya. Kamis, 12 Maret 2026 menjelang tengah malam Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal. Andrie baru saja melakukan perjalanan pulang setelah menuntaskan rekaman siniar (podcast) di kantor YLBHI berjudul “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Tindakan biadab ini dilakukan pada saat bangsa Indonesia berada dalam situasi sulit karena gejolak politik global yang berimbas pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dalam situasi seperti ini membutuhkan kekuatan bersama dalam persatuan. Tindakan ini…
Pergulatan antara Pancasila, agama, dan negara terjadi sepanjang sejarah berdirinya bangsa Indonesia. Situasi ini…
SURABAYA – Sampah bukan sekadar persoalan warga, melainkan tanggung jawab bersama antara produsen, konsumen,…
CIPUTAT – Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) 2026 telah usai digelar oleh komunitas GUSDURian…
Setidaknya, ada dua tuntutan utama yang dibawakan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) ketika…
Kumpulan karya tulis mendalam, riset, atau panduan tematik yang menyajikan pemikiran utuh dan analisis komprehensif tentang isu-isu strategis.
Buletin (newsletter) GUSDURian yang memuat opini pilihan, liputan kegiatan, hingga tulisan tentang Gus Dur. Terbit setiap dua bulan sekali.
Antologi cerita advokasi Jaringan GUSDURian terkait berbagai isu, di antaranya soal kebebasan beragama dan berkeyakinan. Terbit setiap tahun.
Oleh: Warsono Abi Azzam KALAU musim rendheng datang, Banjarwaru selalu tercium sebelum terlihat: bau tanah basah, jerami lapuk, daun pisang…
Oleh: Uus Hasanah DI balik jendela, hujan turun sejak sore. Bau tanah…
Oleh: Saypulloh Mahpud DESA Sumberrejo terletak di lereng perbukitan Jawa Timur, di…
Oleh: Rihan Pratama TAMA baru saja menyelesaikan pendidikannya di Pondok Pesantren Sunan…
Oleh: Quaneisha Azarine SIANG itu, cahaya datang menyusup melalui celah-celah jendela aula.…
Dalam Diskusi Serial Biografi Ulama Perempuan Indonesia #16 bertajuk “Manaqib Ulama Perempuan” yang disiarkan melalui GUSDURianTV dan Zoom Meeting, pembahasan tentang makna 'ulama perempuan' kembali diperluas. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tidak hanya dilihat sebagai…