Arsip Kategori: Kata Alissa

Teror Milenial

Serangan bom bunuh diri di Makassar dan aksi teror di Mabes Polri pada Maret 2021 menyisakan diskusi krusial di ruang publik tentang meningkatnya tren strategi aksi keluarga, juga tentang kemunculan perempuan sebagai pelaku aksi teror. Demikian pula strategi aksi teror yang dilakukan para lone wolves, pelaku aksi tunggal sebagaimana dilakukan ZA di Mabes Polri. Aksi tunggal…
Read more

”You’re Cancelled!”

Kisah pembredelan tabloid Monitor di masa kepemimpinan Presiden Soeharto menjadi salah satu episode yang cukup diingat oleh para Gen Y dan seniornya. Kala itu, rezim Orde Baru menghentikan penerbitan tabloid Monitor karena protes massa Muslim terhadap artikel hasil survei pembaca tentang tokoh yang paling dikagumi. Survei ini menempatkan Nabi Muhammad SAW pada posisi ke-11, dan gelombang protes dari massa…
Read more

Membuka Diri

Dalam Udar Rasa berjudul ”Menghakimi” (Kompas, 31/1/2021), saya mengangkat teori Profesor Otto Scharmer tentang tiga suara yang mewarnai bagaimana kita mencerna dan merespons segala hal yang terjadi di sekitar kita: voice of judgement (suara menghakimi), voice of cynicism (suara sinis), dan voice of fear (suara rasa takut). Walaupun sifatnya personal, ternyata tiga suara ini sangat memengaruhi situasi kemasyarakatan kita, seperti dalam kasus…
Read more

Menghakimi

Hari-hari ini, perhatian publik tersita oleh dua peristiwa, yaitu kasus lontaran sikap rasis oleh seorang politisi terhadap Natalius Pigai dan kasus jilbab di SMKN 2 Padang. Dua peristiwa yang selayaknya tidak terjadi di bumi Indonesia, dan kita akui tidak lagi bersifat kasuistik, karena terjadi berulang kali. Kedua kasus ini pun sudah bukan lagi persoalan personal…
Read more