Arsip Kategori: Opini

Ketika Toleransi menjadi Ideologi Resmi Negara

Sudah lama, setidaknya sejak berakhirnya pemerintahan Soeharto di akhir 1990-an, kita, warga, mendambakan toleransi. Berbagai konflik sosial, lalu munculnya sekelompok orang yang suka petantang-petenteng menghakimi orang lain, membuat masyarakat menuntut negara berlaku tegas terhadap adanya fenomena itu. Tuntutan ini tampaknya membuahkan hasil. Pemerintahan Joko Widodo merilis beberapa kebijakan, mulai dari pembubaran organisasi masyarakat yang dinilai radikal seperti…
Read more

Saya dan Seorang Yahudi

Namanya Moran Wetzig, teman sekelas kursus bahasa Jerman saya yang dikenal paling aktif. Dia lahir di Haifa, kota terbesar ketiga di Israel. Rambutnya keriwil, berwajah oriental. Namun siapa sangka, dialah sahabat pertama saya yang beragama Yahudi dan berkebangsaan Israel. Di awal perkenalan, saya dibuat merinding begitu mendengar nama Israel. Seketika terbayang wajah muslim Palestina, lambang-lambang…
Read more

Pekik Terakhir Kita untuk KPK

“Ada sesuatu yang membusuk di Denmark,” kata seorang penjaga istana kepada Horatio dalam lakon Hamlet karya Shakespeare. Dalam kisah tersebut, korupsi politik dimulai ketika Claudius bersekongkol dengan Gertrude untuk membunuh Raja Hamlet. Korupsi bermula dari keserakahan dalam mencapai dan mempertahankan kekuasaan. Dalam lakon Hamlet, kita bisa melihat bagaimana sebuah tragedi pembunuhan, balas dendam, persekongkolan, kekuasaan,…
Read more

Post-Islamisme sebagai Strategi Politik

Dalam artikel tentang gerakan post-Islamisme yang pertama, penulis secara singkat merunut fenomena post-Islamisme di beberapa negara Muslim, khusus dalam ranah politik. Dengan mengambil kasus PKS, penulis menjelaskan fenomena itu dalam konteks Indonesia. Selain karena metamorfosisnya yang berawal dari gerakan kanan, PKS juga gagal merasionalisasikan tuntutan konstituennya berupa penegakan syari’ah, dengan tuntutan partai politik yang terbuka…
Read more