Category:Opini

Menggadaikan Idealisme

Jika Gie masih hidup, mungkin dia akan kelelahan melihat kondisi negara hari ini yang tak pernah berubah, dari semenjak aksi 66 dengan Trituranya untuk menurunkan Sukarno, aksi 98 dengan tuntutan Reformasi untuk menurunkan Suharto, dan kini? Keadaan masih sama, hanya berganti rezim. Banyak aktivis 98…

14 Jun 2026 14:55 WIB·by Wartini Sumarno· In Opini

Ketuhanan Yang Maha ‘Izin’

Tulisan ini tidak ditujukan untuk menentang nilai-nilai agama maupun ideologi Pancasila. Penggunaan judul hanyalah kiasan untuk menyoroti hambatan prosedur yang kerap terjadi di lapangan. Dalam dasar negara kita, hubungan manusia dan Penciptanya menempati posisi luhur dan merdeka. Posisi ini dengan amat jelas tertuang dalam sila…

11 Jun 2026 18:35 WIB·by Satrio Dwi Haryono· In Opini

Kita Dan Keragaman yang Tidak Perlu Diseragamkan

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidaklah lahir secara mendadak. Ia digali dari heterogenitas tradisi, budaya, dan nilai-nilai agama yang telah lama tertanam kuat dalam kehidupan masyarakat—jauh sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbentuk. Nilai-nilai luhur tersebut kemudian disarikan dan dirumuskan secara formal melalui rangkaian sidang…

08 Jun 2026 12:47 WIB·by Muhammad Asyrofudin· In Opini

Janji Semu Pasal 65 UU TNI dan Mitos Kesetaraan di Hadapan Hukum

Kasus penganiayaan yang menewaskan seorang remaja berusia 15 tahun berinisial MHS yang dilakukan oleh anggota TNI divonis hanya 10 bulan penjara bahkan tanpa adanya pemecatan. Kemudian ada juga seorang jurnalis bernama Rico Pasaribu yang meninggal setelah rumahnya dibakar, pelakunya juga anggota militer. Lalu ada kasus…

05 Jun 2026 17:16 WIB·by Wartini Sumarno· In Opini

Dari Masjid ke Gereja: Saat Toleransi Tak Berhenti Jadi Jargon

Setiap kali mengakhiri agenda komunitas GUSDURian, ada satu momen yang hampir tidak pernah absen dokumentasi foto bersama sembari menyerukan jargon: “Gus Dur sudah meneladankan, saatnya kita melanjutkan!” Saking seringnya diucapkan, jargon itu terekam begitu jelas dalam memori saya. Hari Sabtu (23/05/2026), saat kami mengadakan agenda…

01 Jun 2026 19:09 WIB·by Fransiskus Sardi· In Opini

Ketika Angkutan Umum Menjadi Ruang yang Maskulin

Sebagai warga Pandeglang yang merantau di Kota Serang, semenjak dari masa kuliah hingga sekarang ketika sudah bekerja, saya memilih untuk ngekos, biasanya pulang seminggu sekali. Ada dua jenis angkutan umum yang memiliki jarak tempuh antar kota di Pandeglang, yaitu mobil jenis Elf yang sering disebut…

31 May 2026 17:40 WIB·by Wartini Sumarno· In Opini

Mengharapkan Masjid Ramah Disabilitas di Serambi Madinah

Rasulullah pernah bersabda, “Dijadikan kesenanganku dari dunia ada pada wanita dan minyak wangi, dan dijadikan penyejuk hatiku ada dalam shalat,” Hadis riwayat An-Nasa’i dan Ahmad.  Hadis di atas seolah menyadarkan kepada kita, bahwa ibadah shalat menjadi penenang dan penyejuk, bagi hati Nabi Muhammad SAW. Tentu…

30 May 2026 5:09 WIB·by Fadhil Hadju· In Opini

Terlalu Religius atau Terlalu Reaktif?

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki tingkat keberagaman sangat tinggi. Perbedaan agama, suku, budaya, bahasa, dan pandangan hidup hidup berdampingan dalam satu ruang kebangsaan. Namun di balik keberagaman tersebut, masih muncul persoalan sosial yang cukup serius, yaitu sikap masyarakat yang mudah bereaksi secara berlebihan terhadap…

24 May 2026 11:00 WIB·by admingusdur· In Opini

Gus Dur dan Pelajaran Damai di Tengah Ketegangan Global

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat/Israel terlihat semakin menegang setelah wafatnya pimpinan tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang disebabkan serangan Amerika Serikat. Saling balas serangan rudal cukup masif terjadi antara kedua belah pihak. Ketegangan geopolitik tersebut menimbulkan kekhawatiran global karena berpotensi memicu konflik yang lebih luas.…

20 May 2026 16:26 WIB·by Muhammad Fiam Setyawan· In Opini

Mencintai Gus Dur dengan Mengawasi Kekuasaan

Reformasi tidak pernah selesai hanya karena kursi presiden telah berganti. Dalam sejarah politik Indonesia, pergantian pemimpin tidak selalu berarti perubahan watak kekuasaan. Wajah boleh baru, bahasa boleh lebih menenangkan, dan harapan rakyat bisa saja terdengar begitu besar. Namun, jika struktur lama masih dibiarkan hidup, reformasi…

16 May 2026 17:07 WIB·by Luthfiyadin Rizqi· In Opini