Arsip Kategori: Opini

Gus Dur dan Antisipasi Sumber Kebudayaan Islam

Salah satu warisan Gus Dur yang jarang atau belum diperhatian adalah antisipasi perubahan besar peta sumber kebudayaan Islam Indonesia akibat perubahan geopolitik dan ekonomi dunia. Ini sudah diperingtai Gus Dur secara intensif sejak dini. Yaitu bangktinya sumber kebudayaan dunia yang sempat tenggelam pada era kolonial dan paska kolonial. Tentu, boleh jadi, dalam wujud yang sama…
Read more

Gus Dur dan Pencerahan Kaum Muda: Sebuah Kesaksian

Dalam perjalanan hidup saya, ada tiga orang yang meninggalnya membuat saya luruh menangis: meninggal Ibu saya, karena ia adalah tiang dalam keluarga kami, fisik maupun psikis; Nenek saya yang mengenalkan saya pada keislaman dan keimanan dengan konsepnya yang sederhana, tapi ia praktekkan dalam hidup nyata sehari-hari; dan Gus Dur yang mengenalkan kepada saya tentang keislaman…
Read more

Selaksa Hegemoni, Secuil Resistensi: Agama Lokal dan Kepercayaan di Hadapan Agama Resmi

Benarkah hubungan antara agama resmi dan agama-agama lokal bersifat hegemonik? Ini adalah sebuah pertanyaan yang sangat mendasar dan ke arah jawabannya mensyaratkan pemeriksaan yang mendalam mengenai konsepsi hegemoni dan prosedur-prosedur penciptaan hubungan kedua entitas keagamaan tersebut. Hegemoni, sebagaimana kita tahu, adalah konsep yang diperkenalkan oleh Antonio Gramsci. Meskipun arti asalnya dalam bahasa Yunani, adalah penguasaan…
Read more

Cahaya Lilin dalam Gelap

Makin berbeda, makin jelas di mana titik-titik persamaan kita. (Gus Dur) Gus Dur itu ibarat orang yang menyalakan lilin dalam kegelapan. Banyak aspek kebudayaan kita gelap. Struktur kehidupan sosial-politik kita juga gelap. Pertama, penguasa otoriter, dan mereka yang masih tetap bertangan besi, kelihatan jelas ingin hidup seenaknya seperti di zaman kegelapan beberapa abad yang lalu.…
Read more