Peristiwa

SIBAGUS GUSDURian Mojokutho Pare Gelar Latihan Renang Inklusif Anak

Pare, Kediri – Komunitas GUSDURian Mojokutho Pare melalui program SIBAGUS (Sinau Bareng Gusdurian) berkomitmen menghadirkan ruang belajar inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan terbaru yang digelar SIBAGUS kali ini adalah latihan renang bersama instruktur renang profesional pada hari Rabu, 22 April 2026, pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan di kolam renang yang berada di Desa Sumberdono, Perdana, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Latihan renang dipandu langsung oleh instruktur renang berpengalaman, Ibu Ernawati (58 tahun), yang juga merupakan owner SGO Club Swimming Pool Pare.

Beberapa anak SIBAGUS yang ikut antusias mengikuti kegiatan ini adalah Catherine, Retno, Clarita, Calista, Cantik, Berna, dan Naya. Dalam kegiatan ini, anak-anak mendapat kesempatan belajar teknik dasar berenang serta dilatih untuk meningkatkan kepercayaan diri, dan keberanian di dalam air. Uniknya, semua kesempatan ini diberikan dengan bimbingan langsung dari instruktur profesional.

“Puji Tuhan selalu, kita kali ini diberi kesempatan langka sama bu Ernawati. Sudah diberi pelatihan, difasilitasi sekaligus sama kolam renangnya. Semua ini berkat para orang-orang baik yang peduli dengan GUSDURian, khususnya anak-anak pendampingan kita. Bu Erna sudah membuka kesempatan, tinggal kita yang mau menyambut baik atau tidak. Rencananya latihan renang ini memang mau dibuat konsisten dua Minggu sekali setiap hari Rabu, atau menyesuaikan jadwal beliau. Yang penting kita punya niatan baik membahagiakan anak-anak dan mendukung potensi mereka”, ungkap Antok Mbeller Koordinator GUSDURian Mojokutho Pare.

Kegiatan ini adalah bagian dari upaya SIBAGUS dalam memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk mengembangkan potensi diri dalam bidang olahraga dan keterampilan lainnya. Kegiatan latihan renang ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat bagi tumbuh kembang setiap anak.

“Hari ini anak-anak diajak Mas Antok latihan renang bersama-sama. Saya turut senang banyak anak-anak semangat diajak belajar renang, seru juga buat mereka main air itu. Di awal pokoknya anak-anak kita ajak berani basah-basahan dulu. Harus berani dengan air, kalau sudah begitu skill baru kita tanam. Urusan teori praktik itu sekian, yang penting anak-anak enjoy dulu. Sebagian yang anak-anak gedhe kan udah bisa berenang jadi bisa bantu handle adik-adiknya seperti Berna, Lista, itu kan sudah expert lah, bisa kasih contoh ke yang lebih kecil”, ujar Ernawati.

Kedepannya, mulai bulan Mei 2026 program SIBAGUS akan melakukan evaluasi dan pengembangan program kegiatan yang lebih beragam lagi. Beberapa program yang direncanakan diantaranya adalah latihan renang ini secara berkelanjutan, pembelajaran bahasa Inggris, kelas musik, pengembangan bakat dan minat dalam pembuatan kue dan roti, program wirausaha di bidang pertanian sederhana serta peternakan lele yang juga melibatkan lansia.

Mengingat pendampingan yang dilakukan komunitas GUSDURian Mojokutho Pare adalah kepada kaum lansia (lanjut usia) dan anak-anak, maka program SIBAGUS yang diadakan diharapkan dapat mendukung pemberdayaan secara keseluruhan. Melalui berbagai kegiatan ini, SIBAGUS berupaya menciptakan ekosistem belajar yang inklusif lintas usia sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kemandirian di tengah masyarakat. (SDH)

admingusdur

Author at Kampung GUSDURian