Gereja Katolik Santo Yusup Jember menyelenggarakan buka bersama pemuda lintas iman di Aula Santo Elia (02/03/2026).
Acara Bukber Si Pelita, Silaturahmi Persaudaraan Lintas Agama bertema “Menjadi muda, beriman, dan toleran” ini dihadiri oleh Penggerak Komunitas GUSDURian Jember, Penggerak Gus Dur Corner UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, perwakilan lintas iman, FKUB Jember, mahasiswa UKM Kerohanian Katolik Universitas Jember, Pusat Moderasi Beragama, dan mahasiswa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Nathalie Indrata, Ketua Orang Muda Katolik Paroki Santo Yusup memaparkan bahwa acara untuk orang muda lintas iman ini sengaja didesain dengan suasana orang muda.
“Acara ini kami rancang dengan suasana anak muda agar perayaan buka bersama menjadi momen kebersamaan dan membawa suka cita,” tutur Nathalie.
Acara yang diinisiasi oleh Gereja Katolik Santo Yusup ini merupakan forum strategis untuk meningkatkan kohesi sosial di kalangan orang muda lintas agama.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya buka bersama ini diselenggarakan keliling ke rumah para tokoh Muslim, namun kegiatan tahunan sengaja menempatkan Gereja Santo Yusup Jember sebagai tuan rumah.
Romo Yoseph Utus mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan pemuda lintas iman di Kabupaten Jember. Selain itu, kegiatan ini juga sengaja dilakukan untuk untuk membina keakraban orang muda lintas agama, selain untuk memperkuat toleransi dan moderasi beragama
“Tujuan umumnya untuk membina keakraban antarorang muda lintas agama. Kedua untuk mengungkapkan toleransi dan moderasi. Bagaimanapun orang muda juga harus punya jiwa toleransi dan moderasi,” papar Romo Yoseph Utus.
Fransiskus Xaverius Yiddi Purwa Mardianta, Humas Gereja dan Seksi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan, juga memaparkan bahwa acara buka bersama pemuda lintas iman yang sengaja ini dapat menjadi pemersatu dan wujud nyata toleransi antarumat beragama dan menjadi implementasi nyata moderasi beragama.
“Acara ini menjadi aplikasi nyata moderasi beragama, bukan sekedar teori dan tulisan saja,” papar pria yang akrab disapa Yiddi ini.









