Makassar – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Kuliah Umum Pendidikan Antropologi bertajuk “Point of View: Resolusi Jihad & Semangat Kebangsaan”, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan akademisi untuk memperluas perspektif mahasiswa mengenai sejarah perjuangan bangsa, nilai kebangsaan, dan relevansinya dalam kehidupan Indonesia saat ini.
Kuliah umum berlangsung di Ballroom Theater, Lantai 3 Menara Pinisi UNM. Forum akademik ini menghadirkan Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., pakar hukum tata negara, bersama: Dr. Supriadi Torro, S.Pd., M.Si., Dekan FIS-H UNM; serta Apt. Alwiyah Nur Syarif, S.Farm., M.Si., akademisi.
Pengangkatan tema Resolusi Jihad memberikan ruang bagi peserta untuk menelaah salah satu bagian penting dalam sejarah perjuangan Indonesia. Peristiwa tersebut tidak hanya berkaitan dengan perlawanan terhadap kolonialisme, tetapi juga mencerminkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa.
Dalam perspektif pendidikan antropologi, pembahasan mengenai sejarah dan semangat kebangsaan dapat menjadi pintu masuk untuk memahami hubungan antara nilai budaya, identitas kolektif, agama, dan dinamika sosial masyarakat Indonesia. Pemahaman tersebut penting bagi mahasiswa agar mampu melihat sejarah tidak sebatas rangkaian peristiwa masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran dalam menghadapi tantangan kebangsaan masa kini.
Kehadiran Mahfud MD memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh perspektif mengenai hubungan nilai kebangsaan, konstitusi, dan kehidupan bernegara. Sementara itu, keterlibatan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dan akademisi memperkuat dimensi akademik kegiatan melalui pertemuan antara pengalaman praktis, pemikiran hukum, dan kajian sosial.
Bagi FIS-H UNM, kuliah umum menjadi salah satu bentuk pengayaan pembelajaran di luar ruang kelas. Interaksi dengan tokoh nasional dan akademisi diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran kritis, memperluas wawasan, serta memahami persoalan kebangsaan melalui beragam sudut pandang.
Semangat kebangsaan juga perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui sikap menghargai perbedaan, menjaga persatuan, menaati konstitusi, dan berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, pembelajaran mengenai sejarah perjuangan bangsa tetap relevan untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai yang menopang kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui Kuliah Umum Pendidikan Antropologi ini, FIS-H UNM memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran sosial mahasiswa. Forum akademik semacam ini diharapkan menjadi ruang dialog yang mendorong generasi muda memahami akar sejarah bangsa sekaligus mengambil peran dalam menjaga persatuan dan merawat semangat kebangsaan.
Artikel ini pertama kali tayang di FIS-H UNM pada 23/10/2026.