Author:Siti Sumriyah

Ibu Bumi: Membaca Gerakan Pemimpin Pesantren Ath-Thariq

Di tengah kian sesaknya dunia dakwah yang beralih rupa menjadi papan iklan, penuh bangunan megah, proposal pembiayaan, dan kompetisi popularitas, ada sebuah pesantren kecil di Cigugur, Garut, yang memilih berjalan ke arah sebaliknya. Pesantren Ekologi Ath-Thaariq berdiri tanpa kubah raksasa, tanpa pagar besar, tanpa program…

26 Dec 2025 6:01 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Gunarti, Semen, dan Kekerasan yang Tak Dianggap: Narasi Kendeng dalam Pembangunan yang Kian Menyimpang

Pegunungan Kendeng adalah salah satu contoh paling jelas tentang bagaimana negara dan industri menyederhanakan alam menjadi sekadar “aset ekonomi”. Dalam dokumen proyek, gunung karst ditulis sebagai “batu kapur” yang dapat ditambang untuk memenuhi kebutuhan semen nasional. Padahal, karst bukan sekadar batu; ia adalah struktur ekologis…

12 Dec 2025 12:29 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Membaca Sejarah, Membaca Masa Depan

Ketika seseorang haus akan ilmu pengetahuan, yang muncul di pikirannya bukan sekadar keinginan untuk tahu, tapi rasa penasaran yang luas tapi kadang sampai bikin kepala berisik sendiri. Dalam ruang diskusi yang hidup, orang-orang bisa saling bertukar ide, curhat keresahan, bahkan berdebat dengan nada yang kadang…

12 Nov 2025 7:18 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Si Miskin yang Menggali Kuburnya Sendiri

Dilahirkan miskin bukan dosa. Tapi di negeri ini, kadang rasanya seperti kutukan yang diwariskan turun-temurun, bahkan sebelum sempat memilih cita-cita. Aku sering mendengar kalimat, “Dilahirkan miskin bukan salahmu, tapi mati miskin baru itu salahmu.” Entah siapa yang pertama kali mengatakannya, tapi ucapan itu seperti cambuk…

21 Oct 2025 9:44 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Matinya Literasi: Buku-buku yang Kehilangan Rumahnya

Dari Margorejo ke Polda, dari rak kosong ke ruang interogasi. Beberapa waktu yang lalu, aku dikejutkan dengan kabar tutupnya toko buku Togamas di Margorejo, Surabaya. Aku terdiam sebentar, mencoba memahami arti kehilangan ini. Sial, Togamas yang lima tahun terakhir mulai menutup beberapa tokonya, kini sudah…

12 Oct 2025 14:37 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Refleksi Keadilan Ekologi di Konferensi Pemikiran Gus Dur 

Suasana ruang konferensi seketika tertuju pada seorang pembicara yang menyebut nama Gus Dur. Suaranya dalam, seakan membuka kembali lembaran sejarah. Gus Dur, katanya, adalah presiden yang berani menempatkan lingkungan hidup di jantung kebijakan. Beliau mengangkat pakar etiket lingkungan menjadi menteri, mencabut carut-marut HGU yang 50–80%…

14 Sep 2025 7:11 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Refleksi Konferensi Pemikiran Gus Dur: Agama sebagai Etika Sosial

Aku baru selesai mengikuti Konferensi Pemikiran Gus Dur dengan tema Agama Sebagai Etika Sosial. Dari tadi kepalaku agak penuh, antara serius, campur aduk, dan ingin tertawa getir. Romo Sutomo berkata, “Agama itu jangan berhenti jadi doktrin. Agama itu proyek bersama”. Aku sempat berpikir, “Wah, proyeknya…

13 Sep 2025 5:19 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Makan Bergizi Gratis, Alam Menangis Tragis

Dulu, saat masih sekolah, makanan saya sederhana, tapi cukup bikin kenyang. Sup bening, tongkol kalau sedang beruntung, tahu-tempe, sambal, dan nasi hangat. Minumnya? Air PDAM yang sudah direbus ibu. Kalau ibu telat masak atau sedang sibuk, biasanya saya dibekali uang jajan lebih untuk makan di…

28 May 2025 9:19 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Covid-19, Anekdot Orang Madura, dan Kesaktian Kiai Kampung

Minggu, 6 Juni 2021, terjadi penyekatan dan swab antigen di perbatasan Surabaya-Madura. Penyekatan di perbatasan tersebut membuat macet panjang daerah Jembatan Suramadu. Hal tersebut merupakan imbas dari melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Tidak hanya itu, Bangkalan akan menjalankan micro lockdown di empat kecamatan yaitu…

09 Jun 2021 15:39 WIB·by Siti Sumriyah· In Headlines