Peristiwa

GUSDURian Jepara Dorong Ngaji Budaya Lintas Iman

JEPARA – GUSDURian Jepara tegaskan komitmen dalam merawat toleransi melalui kolaborasi kegiatan Ngaji Budaya Lintas Iman. Hal itu dibuktikan lewat agenda bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Mlonggo, Sabtu (25/7/2026).

Forum yang berlangsung di halaman Dalem Sepuh Mbah Kiai Sahil, Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo itu menjelma ruang temu berbagai elemen lintas agama agar memperkuat dialog dan merawat harmoni sosial di tengah keberagaman.

Mulai dari Nahdlatul Ulama (NU) hingga Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) turut hadir sukseskan agenda. Bagi Koordinator Gusdurian Jepara, Fuad Fahmi Latif, hal ini penting dalam membangun ruang perjumpaan setara di antara perbedaan kelompok masyarakat.

“Ngaji budaya lintas iman ini bukan hanya forum diskusi, tetapi ruang perjumpaan. Dari perjumpaan itulah lahir saling pengertian dan kepercayaan, yang menjadi fondasi utama kerukunan,” papar Fuad Fahmi Latif.

Pihaknya juga menambahkan, pendekatan budaya menjadi cara jitu dalam menjembatani perbedaan. Menurutnya, kehadiran dialog lintas iman mesti membumi dan dekat dengan masyarakat, tidak harus selalu formal.

“Budaya itu inklusif, bisa diterima semua pihak. Di situlah nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan ala Gus Dur bertumbuh dan berkembang tanpa sekat,” jelas dia.

Menanggapi ihwal budaya sebagai medium merawat nilai toleransi, menurut Ketua Umum Lesbumi PBNU, Kiai Jadul Maula, menegaskan bahwa budaya merupakan hasil olah rasa, cipta, dan karya manusia yang menjadi fondasi kehidupan sosial.

“Budaya adalah panglima dalam kehidupan sosial. Dari sanalah nilai-nilai akhlak tumbuh dan menjadi ruh bagi kehidupan beragama,” terang Kiai Jadul Maula.

Sementara itu, Pendeta GITJ Jepara, Danang Kristiawan menilai bahwa budaya dapat menjadi instrumen efektif dalam mencegah kesalahpahaman antar umat beragama.

“Sering kali konflik terjadi karena miskomunikasi. Maka dari itu budaya bisa menjadi jembatan untuk saling memahami dan menjaga kerukunan,” timpal Danang.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh lintas agama, seperti Islam, Kristen, Hindu, hingga komunitas Ahlul Bait Indonesia (ABI). Hadir pula unsur Forkopimcam Mlonggo serta perwakilan organisasi keagamaan di lingkungan NU.

Bertepatan dengan Ngaji Budaya Lintas Iman, agenda itu turut diwarnai dengan pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Mlonggo. Ratusan elemen hadir tumplek blek dalam harmoni satu forum dialog antar umat beragama. (SDH)

Muhammad Agung Prayoga

Jurnalis. Penggerak Komunitas GUSDURian Jepara, Jawa Tengah.