Orang pinggiran, wong cilik, atau orang-orang yang memang dipinggirkan, adalah kenyataan yang acapkali jauh dari sorot kamera. Atau, jika pun tersorot kamera, ia adalah pemuas hasrat libido religius bagi pemeluk agama yang naif sembari berkata, “Kita perlu bersyukur, lihat mereka-mereka itu, hidupnya sungguh kasihan.” Kita pun dibuat cemas dan kalut, tatkala menengok mereka yang terpinggirkan, …


