Tangis dan ratap kehilangan yang 16 tahun lalu bergema di seantero negeri itu masih lekat di ingatan saya. Kala itu, saya berusia 9 tahun. Saya menyaksikan di televisi (Metro TV, kala itu) bahwa telah berpulang Sang Guru Bangsa: Gus Dur. Saya pun bertanya pada bapak saya, mengapa sampai sebegitu banyaknya orang yang mengantarkan Gus Dur …

