Category: Headlines

HomeHeadlines

Renato Rosaldo (2003), antropolog asal Amerika Serikat, mengritik pendekatan dan teori dari Ben Anderson tentang nasionalisme yang kemudian menjadi klasik dengan apa yang dikenal imagined communities. Dengan rumusan nasionalisme individualistik yang bersumber dari media dan sarana komunikasi modern lainnya, menurut Rosaldo, Anderson telah jatuh pada selektif. Hanya mereka yang terliput dan memiliki akses kepada media …

Minggu kedua Agustus di tahun 1945, dua bom berhulu nuklir menghantam dua kota strategis yang menjadi lumbung logistik pasukan Dai Nippon, Hiroshima dan Nagasaki. Inilah untuk pertama kali dan satu-satunya, setidaknya sampai saat ini, senjata nuklir digunakan dalam sebuah perang. Hancurnya Hiroshima dan Nagasaki mereduksi sangat drastis kekuatan Dai Nippon dan menjadi tanda awal berakhirnya …

Jika kita menelusuri riwayat hidup Gus Dur, akan terlihat bahwa ia adalah sosok manusia yang boleh dikata “sering gagal”. Kok bisa? Ya, memang begitulah kenyataannya. Kita bisa mulai dari yang sangat umum diketahui: Gus Dur tak pernah berhasil menyelesaikan pendidikan S-1. Tahun 1962 Gus Dur pergi ke Mesir untuk kuliah di Universitas Al-Azhar atas beasiswa …

Ada banyak cerita perempuan yang berkaitan dengan ekstrimisme kekerasan. Seperti pro-kontra wacana mengenai pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih hangat dan terus menjadi perbincangan. perempuan jaringan terorisme. Tentu selain karena perempuan masuk dalam kategori kelompok rentan, tren baru pun menyibak fakta bahwa perubahan peran gender mendorong perempuan untuk tidak dipandang sebelah mata, karena bisa menjadi agen ekstrimis …

Benarkah Gus Dur keturunan Tionghoa? Pada beberapa forum, Gus Dur sering menyatakan bagaimana nasab keluarganya tersambung dengan darah Tionghoa. Gus Dur juga sering mengungkapkan silsilah keluarganya, hingga tersambung dengan jaringan Tionghoa muslim pada masa kerajaan Majapahit, dan terkait dengan sejarah muhibah Laksamana Cheng Ho (Zheng He, 1371-1433/1435). Bagaimana kisahnya? Ketika menjabat sebagai Presiden Indonesia, Gus …

Dua sahabat; Quraish Shihab dan Gus Mus bertemu dan berkisah di Mata Najwa (21 Juni 2017). Mereka mengulang kembali romantika kebersamaan 50 tahun yang lalu di kota Firaun-Mesir tempat mereka berdua menimba ilmu agama Islam di Universitas Islam ternama Al-Ashar. Lima puluh tahun lalu mereka bermain voli dan sepak bola bersama dan dari permainan itu …

Selasa siang kemarin, Studio 3 Bioskop 21 Ambarukmo Plaza tidak terisi penuh. Sejumlah wajah orang Indonesia Timur terlihat di beberapa sudut. Kami disuguhi sebuah film karya Alinea Pictures, Di Timur Matahari. Kisah puncaknya dimulai dari ketika Ayah Mazmur pukuli orang yang tipu dia dengan uang palsu. Keesokannya, Mazmur lihat sendiri ayahnya mati ditikam anah panah …

Menurut salah satu definisi, kebudayaan itu ialah pikiran, karya, dan hasil karya akibat adanya interaksi antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya untuk memenuhi hasratnya akan adanya hubungan yang didasarkan pada takaran dan kebiasaan yang berlaku pada masyarakat, yang meliputi berbagai hal dan nilai dalam kehidupan ini. Bertolak dari definisi di atas, saya ingin …

Kebenaran, juga kebebasan, disampaikan melalui sapa, juga melalui media sosial. Juga kalau ingin menyangkalnya. Begitulah peristiwa berlangsung secara terus menerus, tanpa ada libur atau cuti, di saat kita tidur atau terjaga. Kebenaran dirumuskan, disampaikan, didesakkan, sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai manusia untuk kesetaraan dan keadilan. Dan sesungguhnya kemerdekaan menjadi syarat untuk terjadinya komunikasi ini. …

Melalui sejumlah tulisan dan diskusi lisan, pada dasawarsa 80-an hingga awal 90-an, Gus Dur (selanjutnya disebut GD), melontarkan perdebatan baru tentang kebudayaan sebagai pertarungan antarkekuatan sosial dan kultural di tengah berlangsungnya kehidupan konkret-historis, bukan sebagai onggokan nilai, norma, adat istiadat, atau benda-benda artefak sebagaimana yang dipandang masyarakat umum dan diperdebatkan budayawan dan akademisi ilmu sosial …