Obituari: Gatot Arifianto, Sosok Penggerak GUSDURian yang Aktif

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Jaringan GUSDURian. Salah satu penggerak GUSDURian Lampung, Gatot Arifianto, meninggal dunia pada Sabtu (7/11/2020) jam 02.00 dini hari tadi. Dia menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung.

Gatot adalah sosok yang dikenal konsisten berjuang di jalan kultural. Selain aktif sebagai Koordinator GUSDURian Lampung, ia juga pernah menjadi Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama Kabupaten Way Kanan.

Di setiap pertemuan nasional penggerak GUSDURian, Gatot selalu hadir dan berpartisipasi aktif di forum-forum GUSDURian. Sedangkan di NU, ia aktif melakukan pengkaderan untuk GP Ansor dan Banser Way Kanan.

"Mas Gatot adalah salah satu penggerak GUSDURian yang aktif di masyarakat dan selalu hadir dalam pertemuan-pertemuan Jaringan GUSDURian," ujar Rifa Mufidah, Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian.

Selain itu, sosok Gatot juga dikenal multitalenta. Di bidang kesehatan, ia merupakan pribadi yang giat berkeliling daerah untuk memberi pengobatan alternatif gratis bagi masyarakat melalui Aji Tapak Sesontengan.

Sedangkan di bidang literasi, Gatot sering menulis sajak dan liputan jurnalistik. Ia tercatat pernah menjadi jurnalis di LKBN Antara, kontributor teraslampung.com, kontributor NU Online, dan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung.

"Dia sosok yang bukan hanya teori saja. Mas Gatot sudah aksi terlebih dahulu dalam berkhidmah. Banyak sekali ide-ide cemerlang yang muncul darinya. Dia sangat aktif," kata Wakil Ketua PWNU Lampung Juwendra Asdiansyah, sebagaimana dikutip dari NU Online.

Di kalangan NU dan kerabatnya, ia adalah sosok yang ringan tangan dan dermawan. Ia sering mengajak kader NU menggelar bakti sosial, merancang program yang hasilnya disalurkan untuk anak-anak yatim piatu dan sekolah, juga bersedekah Al-Quran dan berderma pohon.

Gatot berpulang ke Rahmatullah pada usia 41 tahun setelah berjuang melawan penyakit diabetesnya selama beberapa tahun terakhir.

Bagikan tulisan ini: