Suatu hari di tahun 1998 Utomo izin di kelasnya untuk mengikuti agenda di kota. Setiap setahun sekali, ia dan keluarganya yang Tionghoa selalu pamit sekolah. Tujuan utamanya tentu saja klenteng. Bersama puluhan atau ratusan warga Tionghoa lain, Imlek dirayakan dengan sunyi. Orde Baru sejak berpuluh tahun sebelumnya melarang segala hal yang beratribut Tionghoa untuk diekspresikan. …


