GUSDURian Gorontalo Resmi Miliki Koordinator Baru

GUSDURian Gorontalo telah memiliki koordinator baru yang secara lisan diumumkan oleh Koordinator GUSDURian sebelumnya, Djemi Radji pada diskusi dan nobar film toleransi di Riden Baruadi Gallery, Kota Gorontalo, Senin (29/11).

"Pada malam hari ini kami punya surprise, bahwa malam ini di hadapan teman-teman, Koordinator GUSDURian Gorontalo saya serahkan ke adik kita, Hikmah Biga", kata Djemi

Kata Djemi, GUSDURian telah ada sejak 2016 di Gorontalo. Telah banyak hal yang dilakukan seperti mengawal isu-isu keberagaman di Gorontalo.

"Isu-isu yang kami kawal seperti, razia LGBT di UNG (Universitas Negeri Gorontalo), penolakan pendirian rumah ibadah umat Hindu di Bone Bolango, pelarangan perayaan Tahun Baru Masehi oleh Pemda Bone Bolango, pemberian beasiswa kepada calon mahasiswa UNG yang hapal baca tulis Qur'an, dan lainnya," tutur dia.

Ia menambahkan, pergantian koordinator GUSDURian Gorontalo merupakan regenerasi agar komunitas akan terus kokoh dan melahirkan pemimpin sosial yang tangguh.

"Meski tak lagi menjadi koordinator, saya akan tetap di GUSDURian. Saya akan menjadi penggerak tetap, dan mengambil bagian di GUSDURian untuk meneruskan perjuangan Gus Dur," terang dia.

Sementara itu, Hikmah Biga, sosok yang terpilih sebagai Koordinator GUSDURian Gorontalo menggantikan Djemi Radji mengakui dirinya tak menyangka akan diangkat sebagai koordinator.

"Karena sudah diberikan kepercayaan sebagai koordinator, saya akan melanjutkan kerja-kerja GUSDURian Gorontalo. Harapan saya satu, jangan biarkan saya bekerja sendiri," tutur dia.

Author

Bagikan tulisan ini: