Author:KH. Abdurrahman Wahid

Ideologi Bagi Seorang Realis

Sewaktu penulis berkunjung ke RRT (Republik Rakyat Tiongkok) minggu, pertemuan dengan orang ini (yang penulis kenal dengan nama keluarga Guo saja, lengkapnya Guo Rongchang), adalah suatu jawaban atas apa yang dicarinya selama ini. Setelah mendarat di Guangzhou -dulu disebut sebagai Canton dan bertahun-tahun menjadi markas…

21 Jul 2020 4:12 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Opini

Kebijakan Harus Bijaksana

Membaca judul di atas, orang pun lalu bertanya dalam hati: apa ada kebijakan yang tidak bijaksana selama ini? Apakah penulis tidak mengada-ada saja dengan judul di atas? Jawabnya adalah betul, karena berbagai kenyataan pahit dalam hidup sebagai bangsa di alam mencekam ini. Salah satu contoh…

16 Jul 2020 4:44 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Opini

Hak Asasi Wanita dalam Islam

Terus terang saja hak asasi wanita bagi saya masih gelap. Apa yang selama ini dikatakan sebagai hak-hak asasi wanita bagi saya masih merupakan problem, dalam arti belum saya mengerti. Dalam hal ini bukan berarti saya tidak setuju dengan perjuangan hak-hak kaum wanita selama ini, tetapi…

10 Jun 2020 4:06 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Orang Besar

Penulis berkenalan dengan jenderal Benny Moerdani sejak tahun 1975, dalam suatu upacara. Waktu itu penulis mewakili KH. M. Bisri Sansuri, Ra’is ‘Am atau orang pertama di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Sehabis upacara, Pak Benny tidak segera meninggalkan tempat, melainkan melakukan ramah tamah dengan para hadirin.…

06 Jun 2020 13:04 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Opini

Intelektual di Tengah Eksklusivisme

Gerakan intelektual Islam dan kontribusinya dalam konteks perkembangan Islam di Indonesia dewasa ini harus ditempatkan pada pengertian strategis. Mereka yang menyusun bahan-bahan GBHN dan dokumen resmi kenegaraan di pemerintahan kedudukannya memang strategis. Namun dilihat lebih jauh mendorong masuknya orang Islam dalam posisi strategis kenegaraan sebenarnya…

02 Jun 2020 11:41 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Opini

Pertemuan Tak Terduga di Bali

Pukul 05.00 WITA, di ruang tamu Ashram Ghandi milik Ibu Gedong Bagus Oka di bilangan Sanglah, Denpasar. Ketika itu, penulis sedang menunggu keberangkatan ke lapangan terbang Ngurah Rai –sambil minum teh, bertemu dengan putera kedua beliau, yaitu Krisna Bagus Oka. Sebelumnya, dalam sebuah pertemuan di…

27 May 2020 5:11 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Opini