Category:Opini

Intoleransi dan Kelas Sosial

Tadi malam saya posting “pertanyaan dalam hati”. Mungkin karena ilustrasinya kurang pas, beberapa orang bertanya: loh apa hubungannya tinggal di perumahan mewah dan intoleransi? Tetapi karena pertanyaan ini pula saya justru menemukan inti permasalahannya: bagi banyak orang, intoleransi tidak ada hubungannya dengan kelas sosial. Selama…

05 Feb 2020 11:13 WIB·by Amin Mudzakkir· In Opini

Konsistensi Gus Dur

Aku membaca pengantar buku yang menghebohkan, “Menjerat Gus Dur”, yang berjudul “Gus Dur Melawan Oligarki yang Tak Pernah Usai” oleh penulisnya,  Virdika Rizky Utama. Aku belum kebagian bukunya, karena terlambat pesan. Buku itu sungguh amat menarik sekaligus mendebarkan. Aku belum menilai orang-orang yang konon “besar”…

02 Feb 2020 7:40 WIB·by KH. Husein Muhammad· In Opini

Gus Dur, Pemadam Konflik

Kisah ini saya dapatkan dua kali dari salah satu guru terkasih saya, Pak Mutammam Syafi’i. Beliau mendapatkannya dari kyai saya, Allahuyarham KH Masruri Abdul Mughni (Abah Kyai). Pak Mutammam merupakan salah satu kepercayaan Abah Kyai. Abah Kyai mengenal Gus Dur sejak lama, saat mondok di…

01 Feb 2020 13:40 WIB·by Muhammad Husnil· In Opini

Kebudayaan Menertawakan Kehidupan

Tema Haul Gus Dur ke-10 adalah “Kebudayaan Melestarikan Kemanusiaan”. Tema ini tidak hanya digunakan pada acara Haul Gus Dur yang diadakan di Ciganjur, tapi juga menjadi tema dari berbagai acara haul yang diadakan oleh ratusan komunitas GUSDURian di seluruh penjuru Indonesia. Haul Gus Dur yang…

23 Jan 2020 6:41 WIB·by Ahmad Zainul Hamdi· In Opini

Kebenaran Gus Dur yang Serbakebetulan

“Sejarah nanti akan menunjukkan” merupakan kalimat yang sering dikemukakan Gus Dur. Dan kini sejarah itu ditemukan secara kebetulan. Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan “kebetulan”, dan melaluinya lahir peristiwa-peristiwa besar, dan darinya pula tersingkap peristiwa lama yang selama ini telah tertutup awan gelap. Demikianlah,…

09 Jan 2020 11:17 WIB·by Hairus Salim· In Opini

Menelusuri Jejak Gus Dur di Tegalrejo (1957-1959)

Gus Dur pindah dari Yogyakarta ke Magelang, tepatnya di Pesantren Tegalrejo pada 1957. Di pesantren ini Gus Dur nyantri selama sekira dua tahun lebih sedikit, di bawah asuhan KH. Chudlori. Greg Barton menyebut demikian, “Gus Dur membuktikan dirinya sebagai siswa yang berbakat dengan menyelesaikan pelajarannya…

07 Jan 2020 6:59 WIB·by Nur Khalik Ridwan· In Opini

Cocokologi, Riset Minus Peta Jalan

Belakangan ini kembali marak fenomena mencocok-cocokan sebuah peristiwa, dan mencari justifikasinya dalam kitab suci. Misalnya, yang terbaru saat ini mengenai pandangan bumi datar yang menyandarkan dari ayat al-Quran. Mereka memahami secara tekstual arti kata "suthihat, farasy, bisatha" dalam al-Quran surat al-Ghasiyah ayat 20, surat al-Dhariyat…

05 Oct 2016 8:00 WIB·by Purkon Hidayat· In Opini