Social Media

Tag: #IndonesiaRumahBersama

Home#IndonesiaRumahBersama

Radikalisme tak ayal lagi adalah pola pemahaman dan pola penyikapan yang bertentangan dengan konsep budi pekerti atau akhlaq tersebut. Ketika kita berkesimpulan demikian, maka radikalisme—yang dalam konteks Indonesia selalu dilekatkan dengan klaim agama Islam—adalah sangat bertentangan dengan semangat dan jejer Nabi Muhammad yang ironisnya sering dianggap sebagai “pendiri” agama Islam. Seandainya Sunan Bagus mengetengahkan deradikalisasi dengan jalan menyelaraskan pola pemahaman dan …

by View all posts

Dalam diskursus dewasa ini, kerap kali terjadi pertentangan yang sengit antara kelompok yang memandang perlunya negara-agama dan negara sekuler. Dua kecenderungan ini, dengan bentuknya yang beraneka macam, sering kali melahirkan kebijakan yang intoleran. Negara-agama (teokrasi) akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang hanya berpusat pada satu ajaran agama tertentu saja. Sehingga kerap melahirkan diskriminasi dan intoleransi terhadap pemeluk …

by View all posts

Setengah abad sudah kita ditinggal pergi oleh Putra Sang Fajar, Bung Karno. Banyak warisan berharga yang ia titipkan untuk kita, seperti Pancasila, Politik Bebas Aktif, Dasa Sila Bandung, Berdikari secara kebudayaan, politik, dan ekonomi. Semua itu terancam menjadi artefak. Pasalnya, tak ada yang sungguh benar terwujud nyata. Pancasila sebagai dasar negara saja ripuh. Kita masih …

by View all posts

Selama ini Indonesia berdiri dengan kokoh di atas berbagai perbedaan, baik perilaku, budaya, maupun agama. Sebagaimana semboyan ‘Bhineka Tunggal Ika’, masyarakat Indonesia telah berhasil menghadapi berbagai perbedaan dengan menumbuhkan jiwa toleransi, yang mana menuntut kita untuk senantiasa menghargai perbedaan, selama masing-masing perbedaan tersebut tidak menyalahi norma dan etika bermasyarakat, tidak juga mengganggu sesama. Dengan toleransi …

by View all posts

Saya adalah seorang remaja perempuan yang lahir di sebuah desa di Kalimantan Barat, tepatnya di kecamatan Tayan Hulu kabupaten Sanggau. Desa itu merupakan akses untuk perjalanan antarkota antarpropinsi. Terkadang di saat-saat tertentu bisa dijumpai para tentara yang entah berapa jumlahnya melintas di sana saat pagi. Barangkali karena wilayah kami tidak begitu jauh dari perbatasan negara atau …

by View all posts

Kurang lebih tiga tahun saya tinggal di Salatiga, sebuah kota cantik yang berada di kaki gunung Merbabu. Di kota itu, saya tinggal di rumah kos milik seorang ibu penganut agama Kristen yang sangat taat. Setiap hari Minggu rajin ke gereja, sama rajinnya dengan kebiasaannya yang setiap subuh tiba selalu membangunkan kami, seluruh penghuni rumah kosnya, …

by View all posts

Toleransi merupakan istilah dalam konteks sosial, budaya, dan agama yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. Memaknai sikap toleransi nyatanya masih harus terus dikonsolidasikan dan ditanamkan kepada setiap individu agar tidak terjadi ketimpangan antara banyaknya perbedaan, baik itu perbedaan etnis, …

by View all posts

Gus Dur tampak duduk di tengah beberapa tokoh top kelas dunia. Antara lain, Mahatma Gandhi, Bunda Theresia, Nelson Mandela, dan Martin Luther King. Mereka duduk berjejer dalam satu meja yang sama. Semuanya tertawa. Tampaknya Gus Dur sedang melucu. Dan yang menarik, Gus Dur mengenakan pakaian doreng hijau. Tapi bukan TNI, melainkan Banser. Jelas, momentum itu …

by View all posts

Greg Barton dalam bukunya Biografi Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid (Yogyakarta: LKiS, 2002) menggambarkan KH. Abdurrahman Wahid dengan kata-kata singkat; kompleks dan nyeleneh. Cenderung sulit dipahami, dan tergantung dari sudut apa melihat serta memahaminya. Gus Dur adalah sosok misterius, tak terduga, dan weruh sakdurunge winarah (bisa mengerti sebelum kejadian). Namun bagi tidak sepaham, Gus …

by View all posts

Sejak awal muncul, Islam sudah berinteraksi dengan non-Muslim. Ketika masih bertempat tinggal di Mekkah, Nabi Muhammad sudah bergaul dan berinteraksi dengan non-Muslim, baik itu yang beragama Kristen, Yahudi, Zoroaster, maupun kaum Pagan sendiri. Terlebih lagi ketika Nabi hijrah ke kota Madinah, dengan masyarakat yang plural, otomatis Nabi sudah bersentuhan dengan masyarakat yang beragama, baik secara …

by View all posts
  • 1
  • 2