Tag:orde baru

Barangkali Kita Lupa Gus Dur

Barangkali bangsa ini telah melupakan Gus Dur. Presiden-Kiai yang wafat 12 tahun silam pernah mengangkat martabat pesantren itu banyak meneladankan bagaimana tradisi pesantren harusnya bergerak di negeri ini. Pesantren memanglah sebuah unit pendidikan kuno di negeri ini, tetapi itu tak lantas berarti pesantren harus dikelola…

30 Dec 2021 3:20 WIB·by Abdul Karim· In Headlines

Gus Dur dan Panasnya Muktamar NU Cipasung

Tidak terasa Muktamar ke-33 NU di Jombang sudah berakhir enam tahun yang lalu dengan terpilihnya KH Said Aqil Siroj sebagai ketua tanfidziah dan KH Ma’ruf Amin sebagai Rais Aam. Dengan terpilihnya kembali calon incumbent ini menunjukkan keberhasilannya memimpin NU selama lima tahun terakhir. Meskipun pro-kontra…

21 Dec 2021 2:39 WIB·by Muhammad Faishol· In Headlines

Gus Dur dan Upaya Rekonsiliasi Konflik Aceh dan Papua

Persoalan identitas merupakan masalah yang wajar terjadi dalam negara multikultural seperti Indonesia. Konflik identitas antarsuku, agama, ras, maupun etnis yang terjadi akhir-akhir ini menambah rapot merah keberagaman di Indonesia. Namun bukan hanya persoalan horizontal saja, persoalan vertikal pun juga terjadi dengan melibatkan negara sebagai aktornya.…

20 Dec 2021 2:53 WIB·by M. Mujibuddin· In Headlines

Gus Dur dan Reforma Agraria di Indonesia

Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sebuah ceramahnya menyinggung sejumlah praktik peralihan fungsi lahan dari tanah pemerintah menjadi milik swasta dengan contoh kasus di kawasan sekitar wilayah Senayan. Peralihan ini berhasil memicu pertanyaan, bagaimana mungkin hal itu terjadi? Padahal, kawasan tersebut dulu berdasar…

06 Dec 2021 1:37 WIB·by Muhammad Syamsudin· In Headlines

Gus Dur dan Kewarganegaraan Kultural

Renato Rosaldo (2003), antropolog asal Amerika Serikat, mengritik pendekatan dan teori dari Ben Anderson tentang nasionalisme yang kemudian menjadi klasik dengan apa yang dikenal imagined communities. Dengan rumusan nasionalisme individualistik yang bersumber dari media dan sarana komunikasi modern lainnya, menurut Rosaldo, Anderson telah jatuh pada…

28 Sep 2021 4:16 WIB·by Ahmad Suaedy· In Headlines

Tentang 1965 dan Jalan Terjal Rekonsiliasi

Minggu kedua Agustus di tahun 1945, dua bom berhulu nuklir menghantam dua kota strategis yang menjadi lumbung logistik pasukan Dai Nippon, Hiroshima dan Nagasaki. Inilah untuk pertama kali dan satu-satunya, setidaknya sampai saat ini, senjata nuklir digunakan dalam sebuah perang. Hancurnya Hiroshima dan Nagasaki mereduksi…

28 Sep 2021 3:45 WIB·by Haris el-Mahdi· In Headlines

Gus Dur dan (Keluarga) Nitisastro

Ketika menjabat presiden, Gus Dur meminta Widjojo Nitisastro, menjadi salah seorang anggota Dewan penasehatnya dalam bidang ekonomi. Pengangkatan ini sudah barang tentu mengecewakan sebagian besar pendukungnya karena Widjojo dikenal sebagai salah seorang arsitek ekonomi Orde Baru dan bagian penting dari mereka yang disebut sebagai 'mafia…

25 Sep 2021 4:26 WIB·by Hairus Salim· In Opini

Kegagalan Demi Kegagalan Gus Dur

Jika kita menelusuri riwayat hidup Gus Dur, akan terlihat bahwa ia adalah sosok manusia yang boleh dikata “sering gagal”. Kok bisa? Ya, memang begitulah kenyataannya. Kita bisa mulai dari yang sangat umum diketahui: Gus Dur tak pernah berhasil menyelesaikan pendidikan S-1. Tahun 1962 Gus Dur…

25 Sep 2021 3:10 WIB·by Hairus Salim· In Headlines

Jalan Budaya ketika Langit tak Lagi Sama

Kebenaran, juga kebebasan, disampaikan melalui sapa, juga melalui media sosial. Juga kalau ingin menyangkalnya. Begitulah peristiwa berlangsung secara terus menerus, tanpa ada libur atau cuti, di saat kita tidur atau terjaga. Kebenaran dirumuskan, disampaikan, didesakkan, sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai manusia untuk kesetaraan dan…

17 Sep 2021 8:05 WIB·by Arswendo Atmowiloto· In Headlines

Membaca Pemikiran Gus Dur Tentang Kebudayaan

Melalui sejumlah tulisan dan diskusi lisan, pada dasawarsa 80-an hingga awal 90-an, Gus Dur (selanjutnya disebut GD), melontarkan perdebatan baru tentang kebudayaan sebagai pertarungan antarkekuatan sosial dan kultural di tengah berlangsungnya kehidupan konkret-historis, bukan sebagai onggokan nilai, norma, adat istiadat, atau benda-benda artefak sebagaimana yang…

17 Sep 2021 4:32 WIB·by Bisri Effendy· In Headlines