Awal tahun baru 2026, saya berkesempatan untuk berkunjung kembali ke Desa Wadas, dusun Kaligendol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Di tengah...
Melakonkan Gus Dur dalam Teater: Sepetak Tanah dan Kisah Pinggiran yang Terabaikan
Orang pinggiran, wong cilik, atau orang-orang yang memang dipinggirkan, adalah kenyataan yang acapkali jauh dari sorot kamera. Atau, jika pun...
Sepetak Tanah, Segenggam Iman
(Catatan kecil dari pementasan teater pada Haul ke-16 Gus Dur di Kota Kediri tentang tanah, niat mulia, dan keberpihakan pada...
Menyadari Batas Pertumbuhan: Dari Environmentalisme ke Ekologisme
Sejak awal 1970-an, manusia dihadapkan pada cermin besar dan mulai bertanya: berapa lama kita bisa terus bertumbuh sebelum semuanya runtuh?...
Pare Bukan Sekadar Tempat Belajar Bahasa
KEDIRI – Rumah Kemanusiaan GUSDURian berada di wilayah yang sangat strategis, yakni di Pare, salah satu tempat tersohor di Kabupaten...
Salah Kaprah Perwakilan: Kritik atas Wacana Pilkada oleh DPRD
Entah bagaimana wacana untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah kepada DPRD dengan dalih efisiensi anggaran dan klaim bahwa DPRD mewakili rakyat...
Gus Dur, Sang Pendekar Rakyat dalam Nada dan Ingatan
Enam belas tahun telah berlalu sejak Abdurrahman Wahid—Gus Dur—meninggalkan dunia. Namun namanya tidak pernah benar-benar pergi. Ia tetap hidup, bukan...
Tanam Pohon dan Baritan Sungai: Aksi GUSDURian Banyuwangi Merawat Tradisi dan Menjaga Lingkungan
BANYUWANGI – 30 Desember 2009, inspirator kemanusiaan bangsa Indonesia, yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), telah meninggalkan dunia dengan penuh...
Kegelisahan Gus Dur atas Demokrasi Indonesia, Masihkah Didengar?
Setiap kali kita duduk dalam diskusi ringan, berdiskusi di kelas, atau sekadar cangkrukan di warung kopi, pembicaraan tentang demokrasi Indonesia...
Gema dari Haul Gus Dur ke-16 di Kota Kediri: Sebuah Refleksi untuk Menjaga Bumi dan Merawat yang Terpinggirkan
Tangis dan ratap kehilangan yang 16 tahun lalu bergema di seantero negeri itu masih lekat di ingatan saya. Kala itu,...










