Relawan GUSDURian Mojokutho Pare Mengikuti Jambore POTENSI SAR 2026

Relawan dari komunitas Gusdurian Mojokutho Pare turut andil dalam kegiatan Jambore POTENSI SAR 2026 yang diselenggarakan oleh BASARNAS. Kegiatan ini adalah wadah untuk memperkuat kapasitas relawan kemanusiaan, sekaligus mempererat sinergi antara unsur pemerintah, relawan, dan potensi SAR di seluruh Indonesia.

Jambore POTENSI SAR 2026 dilaksanakan pada 13–16 Februari 2026 di kawasan Greenbelt PIK 2. Kegiatan ini mengangkat tema profesional, solid, dan sinergi untuk kemanusiaan. Melalui tema ini, BASARNAS ingin menegaskan pentingnya kolaborasi dari berbagai sektor dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan di berbagai kondisi darurat.

Rangkaian kegiatan berisi agenda utama seperti apel bersama, workshop peningkatan kapasitas, fun run 5K, mini challenge water rescue, dan pameran SAR. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kemampuan teknis dan memperkuat solidaritas antar relawan. Para peserta mendapat kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, mempelajari teknologi SAR terbaru, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Adeansyah sebagai salah satu relawan dari komunitas Gusdurian Mojokutho Pare dan delegasi dari Wana Rescue Kediri menyampaikan bahwa keikutsertaan ini adalah bentuk komitmen nyata dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan. “Di sini saya bisa memperluas wawasan, jambore ini juga menjadi ruang belajar langsung dari para praktisi SAR profesional,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara BASARNAS dengan komunitas relawan di seluruh Indonesia. Dengan jumlah peserta yang berasal dari berbagai daerah, jambore ini memperlihatkan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan kebencanaan yang semakin kompleks.

Selain pelatihan dan simulasi, peserta juga diajak memahami pentingnya kesiapan mental, komunikasi yang efektif, dan koordinasi terpadu saat operasi SAR berlangsung. Hal ini dinilai sangat penting mengingat kondisi lapangan yang sering kali penuh tantangan dan membutuhkan kerja tim yang solid.

Melalui partisipasi dalam Jambore POTENSI SAR 2026 kali ini, relawan Gusdurian Mojokutho Pare berharap dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di wilayah masing-masing. Kehadiran para relawan dalam kegiatan nasional ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara komunitas dan lembaga negara adalah kunci dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di Indonesia.

Ke depannya, diharapkan sinergi antara BASARNAS dan berbagai lapisan elemen masyarakat, termasuk komunitas relawan, dapat terus terjalin demi mewujudkan respon tanggap darurat yang lebih cepat, tepat, dan profesional. 

Relawan Rumah Kemanusiaan GUSDURian. Penggerak Komunitas GUSDURian Mojokuto Pare, Kediri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *