Category: Opini

HomeOpini

Sosok Gus Dur sudah sewajarnya menjadi panutan bagi para santri atau umat muslim pada umumnya. Namun ada cerita berbeda ketika sosok Gus Dur juga diteladani di dalam sebuah acara internal sekolah-sekolah Katolik. Semua orang tahu Gus Dur merupakan seorang tokoh pluralis Indonesia. Sebagai kyai besar Nahdlatul Ulama’ (NU), tentu saja beliau sangat dihormati di kalangan …

September tahun lalu menjadi titik balik kehidupan saya bersosialisasi dengan teman-teman diluar agama saya. Jadi begini ceritanya. Sebagai orang yang lahir dan dibesarkan di lingkungan Pesantren dan sekolah formal yang masih berbau Islam, akhirnya membentuk saya seorang yang yang hanya mengenal masyarakat yang sama agamanya dengan saya. Ada sih yang tidak dan seingat saya hanya …

"Sayangilah yang ada di bumi. Niscaya yang ada di langit akan menyayangimu" (Nabi Muhammad SAW). Selepas menyelesaikan kuliah tingkat sarjana di UIN Sunan Kalijaga, saya memutuskan untuk melanjutkan studi Pascasarjana di fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta—meski saya juga sempat bertemu dengan pihak fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta. Saya diliputi rasa …

Baru beberapa tahun saya menyadari, bahwa Bumi Gayatri atau yang dalam atlas disebut dengan Tulungagung, ternyata menyimpan begitu banyak unsur keberagaman di dalamnya. Mulai dari bahasa, seni dan budaya serta cara pandang tentang agama dan kepercayaan. Hal-hal yang menurut saya bukan sebuah ironi. Mengakui dan terbuka atas keberagaman yang ada di Tulungagung, adalah sebuah keniscayaan. …

Cak Nur, begitulah sapaan akrab dari seorang guru bangsa Nurcholish Madjid. Ia lahir dari dua sosok pasangan kharismatik yakni, KH. Abdullah Madjid – yang dikenal sebagai pendukung Masyumi sekaligus Nahdhiyyin dan Bu Nyai Fatonah putri Kiai Abdullah Sadjad Kediri. Dari track record ayahandanya inilah dalam diri Nurcholish Madjid terpatri jiwa ‘modernis-Masyumi’ dan ‘tradisionalis-NU’. Dua nilai …

Sejumlah pemimpin partai­-partai politik Islam, beberapa tahun yang lalu, menyatakan bahwa kepemimpinan wanita tidak tepat dalam pandangan agama. Dasar anggapan itu adalah ungkapan al-Qurân “Lelaki lebih tegak atas wanita (al-rijâlu qawwâmûna ‘alâ al-nisâ)” (QS. an-­Nisa [4]:34), yang dapat diartikan menjadi dua macam. Pertama, lelaki bertanggung jawab fisik atas keselamatan wanita; dan kedua, lelaki lebih pantas …

Jadi orang Cina di negeri ini, di masa ini pula, memang serba salah. Walaupun sudah ganti nama, masih juga ditanyakan ‘nama asli’-nya kalau mendaftarkan anak ke sekolah atau jika membuat paspor. Mungkin, karena memang nama yang digunakan terasa tidak pas bagi orang lain, seperti nama Nagaria. Biasanya naga menggambarkan kemarahan dan keganasan. Apakah si naga …

Dalam satu tahap pendidikannya, seorang calon pastor akan ditugaskan live in sebagai pekerja di suatu pabrik. Kami diutus untuk live in bekerja sebagai buruh pabrik kardus di Tangerang selama dua bulan. Teman-teman saya sebagian besar muslim dan tentu saja, saya minoritas. Tak jarang, beberapa teman muslim bertanya tentang Katolik dan beberapa pertanyaan lainnya. Salah satunya …

Kenapa orang selalu takjub pada laut, sungai, tebing juga gunung? Antropolog Peter Berger menjawab dalam sebuah karyanya yang masyhur, The Social Reality of Religion (1969). Apa kata Berger dalam buku itu? Menurutnya, manusia tiap zaman selalu terdorong untuk meciptakan makna dari simbol-simbol yang suci (the sacred canopy). Berger sebagai Feuerbachian menegaskan, bahwa pada hakikatnya manusia adalah makhluk …

Melihat demokrasi di negeri ini seperti masuk pasar malam yang riuh dan gaduh. Terjadi persaingan antarpedagang dan penyedia jasa hiburan untuk mengambil hati para pengunjung. Mereka menggunakan segala macam cara memengaruhi pengunjung agar singgah di stand masing-masing untuk membeli dagangan atau menikmati hiburan yang disuguhkan. Ada yang setel musik dengan suara sound system kenceng memekakkan …