Author:Anis Nur Muhammad Farid

Tragedi Wadas dan Kerinduan akan Gus Dur

Kemarin sore, saya melihat postingan-postingan dari dua media sosial: Instagram dan Twitter. Postingan-postingan tersebut adalah dari beberapa akun, seperti Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA)—Pusat dan Yogyakarta, YLBHI-LBH Yogyakarta, Jaringan Advokasi Tambang, Jaringan GUSDURian, dan Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas. Kronologi yang…

24 Apr 2021 3:48 WIB·by Anis Nur Muhammad Farid· In Headlines

Feminisme Gus Dur

Feminisme Menurut hemat penulis, feminisme terlanjur mendapat pemaknaan negatif di kalangan umat Islam, tidak terkecuali NU. Feminisme dimaknai sebagai perlawanan perempuan terhadap kodrat, seperti permusuhan terhadap laki-laki, pemberontakan terhadap kewajiban rumah tangga, bahkan dianggap sebagai penolakan terhadap syariah. Padahal, feminisme merupakan upaya yang ingin melepaskan…

22 Mar 2021 2:38 WIB·by Anis Nur Muhammad Farid· In Headlines

Melihat Gus Dur di Mata Perempuan

Perempuan-perempuan Gus Dur “Halo, Om Anis” “Om Anis” Maica, Amyra, dan Raisa menghampiri saya. Mereka mengajak bermain. Maica menggambar saya di white board. Adiknya, Amyra, melanjutkan gambar tersebut. Sementara Raisa, si bungsu, minta digendong. Begitulah cerita saya bermain dengan cucu Gus Dur, puteri Ibu Yenny…

22 Dec 2020 13:43 WIB·by Anis Nur Muhammad Farid· In Headlines