Category: Headlines

HomeHeadlines

Mulyadhi Kartanegara dapat dikatakan adalah sedikit dari akademisi muslim Indonesia yang memiliki perhatian besar terhadap warisan tradisi ilmiah Islam di era klasik (abad pertengahan), khususnya di bidang filsafat, tasawuf, dan sains Islam. Ia misalnya dikenal intens mengkaji pemikiran Jalaluddin Rumi, seorang tokoh sufi terkemuka yang dikenal dengan puisi-puisi filsafatnya. Mulyadhi misal percaya bahwa pemikiran Rumi …

Halo teman-teman pendaftar Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) Online 2023. Kami sangat berterima kasih atas partisipasi teman-teman untuk mendaftar Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) Online tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Jaringan GUSDURian. Untuk pengumuman peserta KPG Online tahun 2023 di setiap batch-nya dapat diakses melalui link berikut: https://s.id/PengumumanKPGOnline2023 Setelah pengumuman ini dirilis, kami akan memasukkan …

by

Awal Januari 2023 lalu, Komunitas GUSDURian Bonorowo Tulungagung merayakan Haul Gus Dur ke-13 dengan menggelar acara Music for Peace. Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk selalu menegakkan nilai-nilai Gus Dur, salah satunya adalah menjaga perdamaian dan kemanusiaan dalam kreasi keberagaman. GUSDURian Tulungagung tentu tidak sendirian dalam acara tersebut. GUSDURian berkolaborasi dengan Komunitas Pemuda Gereja Kristen …

Pembicaraan mengenai problem kemanusiaan adalah hal yang tidak pernah selesai dibahas dalam keseharian manusia itu sendiri. Sebab pada kenyataannya persoalan itu selalu ada dan membayangi hidup manusia. Topik ini bahkan menghadirkan ruang yang sangat komplit untuk diperhatikan secara serius. Kemanusiaan di sini tidak hanya berkisar pada produk abstraktif a la konsep-konsep deduktif tentang manusia sebagai …

Ketokohan Gus Dur tidak hanya diakui oleh akademisi Indonesia saja, tetapi juga akademisi Barat maupun Timur. Salah satu akademisi Timur kontemporer yang mengakui ketokohan Gus Dur ialah Osman Bakar, salah seorang filsuf muslim Malaysia sekaligus murid “senior” dari Hossein Nasr yang juga seorang filusuf muslim kenamaan dunia. Rekognisi Osman Bakar terhadap ketokohan Gus Dur dibuktikan …

Satu Abad NU: Utang Rasaku Ada fenomena yang ramai menghiasi timeline Instagramku beberapa waktu lalu. Tentang 1 Abad NU. Kulihat beberapa guru yang kukagumi, teman-teman yang kuakrabi, semua bergantian memajang foto mereka dengan twibbon 1 Abad NU. Aku tentu tidak masalah. Senang-senang saja.. yah bahagia juga. "Yah kan kamu juga NU?" Eh, nanti dulu. Tak …

Sebagai seorang anak yang lahir di keluarga Nahdliyin, saya sering mendengar tentang Gus Dur, baik itu sebagai Presiden RI maupun sebagai ulama. Walaupun keluarga saya bukanlah sebuah keluarga yang kental dengan budaya Nahdliyyin, kami masih mengidentifikasi diri sebagai Nahdliyyin. Karena itulah kami mengenal beberapa nilai dan ajaran Gus Dur seperti toleransi beragama dalam masyarakat. Namun, …

Bapak humanisme, bapak pluralisme, bapak bangsa, bapak Tionghoa, dan banyak sebutan lainnya yang disematkan pada sosok Gus Dur. Bagi saya, jejak hidup dan perjalanan Gus Dur telah membawanya pada martabat seorang tokoh multidimensi. Soal keislaman ia kuasai, demokrasi ia geluti, kebudayaan ia lindungi, kemajemukan ia hadapi dan berikan solusi, bahkan jiwa komedi pun ia miliki. …

Sejuta orang bergerak. Berarakan seperti awan. Berkilo-kilo mereka berjalan. Berdesakan mencari celah-celah jalan. Menghindari apa saja untuk menuju satu titik tujuan. Ada yang telah memutuskan untuk berhenti dan menggelar tikar. Di jalan-jalan dan trotoar. Mereka tahu tak ada tempat bahkan untuk satu badan. Berjuta manusia telah menyesaki setiap sudut jalan menuju panggung maqam kehormatan. Ada …

Di tahun 2000, saat Gus Dur menjadi orang nomor satu di RI, saya masih duduk di kelas 1 SD Guwa Lor, Kabupaten Cirebon. Saat itu bulan Ramadan. Rasanya bangga sekaligus terpuaskan ketika saya bisa berpuasa tanpa menguras tenaga sepanjang hari. Tak ada kelas. Sekolah libur. Mulai dari situ, Gus Dur merupakan bagian dari tangga-tangga kehidupan …