Category:Opini

Menyelami Jiwa Islam Nusantara lewat Gus Dur dan Gus Iqdam

Islam Nusantara bukan hanya sebuah istilah teologis, tetapi representasi pertemuan antara iman dan budaya lokal yang melahirkan corak keberagamaan khas Indonesia. Ia bukan agama baru, bukan pula mazhab tandingan, melainkan cara berislam yang menempatkan nilai-nilai kasih sayang, kearifan, dan keindahan dalam bingkai kebudayaan. Ia adalah…

03 Nov 2025 5:00 WIB·by Mukhamad Hamid Samiaji· In Opini

Dakwah Ekologis: Solusi Aktif Menjaga Alam dari Kerusakan

Dakwah merupakan sesuatu yang penting dalam Islam karena dengan salah satu konsep inilah Islam mampu tersebar ke seluruh pelosok dunia, dan bahkan peradaban Islam mampu terbangun sampai saat ini. Sayyid Quthb pernah menegaskan bahwa dakwah telah menjadi watak yang inheren dalam Islam. Kegiatan dakwah tidak…

29 Oct 2025 6:11 WIB·by Ach Jazuli· In Opini

Menyingkap Tabir Status Quo: Pesantren dan Elitisme Agama di Era Modern

Sebelum membahas lebih dalam, penulis akan menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setingginya kepada para kiai pesantren, para santri di seluruh Nusantara. Bahkan penulis, sampai saat ini juga masih menyandang status sebagai santri, dan penulis bangga dengan status ini. Tetapi, harus kita ketahui bersama, bahwa kemajuan…

29 Oct 2025 4:24 WIB·by Emil Maula· In Opini

Pernyataan Sikap KUPI tentang Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

Keniscayaan Pejabat Negara untuk Menghormati Martabat Korban Kekerasan Seksual, Melindungi, dan Memenuhi Hak-Hak Dasar Mereka Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) adalah gerakan keulamaan yang mendakwahkan kemanusiaan perempuan berlandaskan ajaran Islam rahmatan lil ‘ālamīn. KUPI memandang bahwa kekerasan seksual, di mana pun dan terhadap siapa pun…

24 Oct 2025 3:56 WIB·by Redaksi· In Opini

Perlukah Membela Pesantren?

Sebagai non-santri, saya melihat pesantren bisa jadi salah satu alternatif model pendidikan yang menjadi jawaban bagi ketahanan pendidikan kita di masa depan. Ya, saya menyebutnya dengan frasa ‘ketahanan’. Sebab di masa depan, bukan cuma soal pangan saja yang mungkin akan langka. Gejala komersialisasi pendidikan di…

22 Oct 2025 6:32 WIB·by Agung Hidayat Aziz· In Opini

Santri Poskolonial: Menjaga Tradisi Pesantren dengan Menjadi Subjek

Kaum santri, sejak masa kolonial, memang selalu hendak dilemahkan oleh kuasa kolonial. Sebab, secara historis, komunitas santri menjadi salah satu aktor utama yang memberontak kepada kekuasaan. Islam, tidak sekadar urusan ibadah mahdlah, tetapi juga menjadi spirit gerakan sosial, terutama membebaskan diri dari ketertindasan. Bahkan, nilai-nilai…

22 Oct 2025 3:58 WIB·by Dendy Wahyu Anugrah· In Opini

Si Miskin yang Menggali Kuburnya Sendiri

Dilahirkan miskin bukan dosa. Tapi di negeri ini, kadang rasanya seperti kutukan yang diwariskan turun-temurun, bahkan sebelum sempat memilih cita-cita. Aku sering mendengar kalimat, “Dilahirkan miskin bukan salahmu, tapi mati miskin baru itu salahmu.” Entah siapa yang pertama kali mengatakannya, tapi ucapan itu seperti cambuk…

21 Oct 2025 9:44 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Tragedi Al-Khoziny: Kritik terhadap Cara Berpikir Pesantren Tradisional

Pondok pesantren semakin hari semakin menjamur di atas bumi Nusantara ini. Histori pondok pesantren telah ada jauh sebelum hadirnya pendidikan formal akibat pengaruh pendidikan Barat dari masa kolonial. Selain itu, dengan banyaknya masyarakat Muslim di Indonesia menjadi pengaruh akan banyaknya pesantren yang berdiri di negara…

14 Oct 2025 5:27 WIB·by Emil Maula· In Opini

Matinya Literasi: Buku-buku yang Kehilangan Rumahnya

Dari Margorejo ke Polda, dari rak kosong ke ruang interogasi. Beberapa waktu yang lalu, aku dikejutkan dengan kabar tutupnya toko buku Togamas di Margorejo, Surabaya. Aku terdiam sebentar, mencoba memahami arti kehilangan ini. Sial, Togamas yang lima tahun terakhir mulai menutup beberapa tokonya, kini sudah…

12 Oct 2025 14:37 WIB·by Siti Sumriyah· In Opini

Melampaui Sunyi: Perjalananku Mengasah Empati lewat Mendengar

Dari sekian banyak materi pelatihan yang dirumuskan Seknas GUSDURian, materi level of listening yang menurutku paling berkesan. Awalnya materi ini aku anggap remeh, tidak terlalu peduli. “Apa sih pentingnya mendengar, sehingga harus disisipkan dalam materi pelatihan? Mendengar, ya mendengar saja, memang kodrat telinga begitu, kok!”…

11 Oct 2025 15:12 WIB·by Suaib Prawono· In Opini