Arsip Kategori: Opini

Tafakkur Sang Buddha

A man asked Buddha, “I want happiness”. Buddha said, first remove “I”, that's ego. Then remove “want”, that's desire. See now, you are left with only “happiness”. Syahdan, seorang anak raja yang diberkati dengan hati yang lembut tinggal dalam lingkungan istana. Saking lembutnya hati sang anak, dia bahkan tidak tega menyaksikan seekor anak ayam disembelih.…
Read more

Sanad Spirit Pembebasan Gus Dur: dari Mbah Hasyim Hingga Rasulullah

Sepeninggal Gus Dur pada akhir Desember tahun 2009 silam, bangsa Indonesia telah kehilangan sosok yang begitu penting bagi sejarah peradaban bangsa Indonesia. Sosok tersebut tidak meninggalkan warisan kekayaan ataupun harta benda mewah, melainkan produk-produk pemikiran, keteladan, dan karya yang sampai hari ini dapat kita nikmati dalam berbagai bentuk, seperti tulisan-tulisannya maupun dari cerita kesaksian dari…
Read more

Pribumisasi Islam Gus Dur: Ejawantah Integrasi-Interkoneksi Nash Islam dan Kebudayaan

Dari tulisan panjang ini, secara khusus saya ingin menunjukkan berbagai kemungkinan ejawantah nyata dari integrasi-interkoneksi nash dan kebudayaan melalui praksis metodologi Ushul Fiqh, termasuk di negeri kita. Di lingkungan Nahdliyyin, kita kenal istilah Islam Nusantara belakangan ini. Di lingkungan Muhammadiyah, kita kenal istilah Islam Berkemajuan. Jauh sebelumnya, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) telah memunculkan istilah yang…
Read more

Sebagai Lelaki, Saya Sangat Tersinggung

Saya biasa mendengarkan radio ketika berangkat atau pulang kerja. Mendengarkan radio, terutama ketika programnya bersifat interaktif, memberi kenikmatan tersendiri. Menikmati obrolan remeh-temeh asyik. Celoteh antara pendengar dan penyiar memberi waktu bagi saya untuk sejenak keluar dari rutinitas kerja yang terus menerus datang tanpa ampun. Tapi pagi tadi, kelaki-lakian saya sangat tersinggung dengan salah satu program…
Read more