Sabtu, 20 Juli 2019
  • keragaman
  • TIDAK PENTING APAPUN AGAMA ATAU SUKUMU. KALAU KAMU BISA MELAKUKAN SESUATU YANG BAIK UNTUK SEMUA ORANG, ORANG TIDAK AKAN TANYA APA AGAMAMU
    KH. Abdurrahman Wahid
    7 September 1940 - 30 Desember 2009

HEADLINE

Problem Serius Glorifikasi ‘Pindah Agama’ dan Kita Tidak Sadar

Rabu, 17 Juli 2019
oleh : Edi AH Iyubenu
Dalam sebuah riset di wilayah Sleman, Yogyakarta, kawan seangkatan magister saya di IAIN Sunan Kalijaga, M. Rozaki, menemukan fenomena kultural yang unik soal agama. Bagi masyarakat akar rumput, harmoni sosial adalah elan vital paling utama dalam keluarga dan masyarakat. Sebuah keluarga bisa menerima anggotanya yang berbeda agama dengan memandangnya sebagai keyakinan individual yang mutlak. Agama adalah ageman, begitu istilahnya, sesuatu yang “dipakai” –digenggam, diyakini sendiri—sehingga ia boleh saja berupa warna.

PILIHAN REDAKSI

SOROT

Jaringan Gusdurian dan Kitabisa.com Salurkan Santunan untuk Keluarga Penyelenggara Pemilu yang Gugur dalam Bertugas

Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang diselenggarakan pada 17 April 2019 lalu menorehkan catatan kelam. Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 527 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Komisi Pemilihan Umum meninggal dunia petugas dan 11.239 sakit. Total ada 11.766 petugas KPPS menjadi korban dari hajatan demokrasi untuk memilih presiden dan wakil di parlemen ini (CNN, 16 Mei 2019).

ARSIP

BERITA