Mangkuk di Altar Debu
Oleh: Laurentius Mocca Christeven Babak I Di kota yang namanya telah terhapus dari peta ingatan, udara terasa tebal oleh debu semen dan aroma kepatuhan yang basi. Kalla duduk di balik meja kayu tua yang permukaannya telah terabrasi oleh waktu, memegang pena bulu yang gemetar seperti…







