Author:Joko Yuliyanto

Budaya dan Bahasa Jawa yang Tersisih

Runtuhnya bangunan kebudayaan semakin terlihat dari kebiasaan dan pola perilaku masyarakat Jawa, khususnya generasi milenial. Sebagai bagian dari generasi itu, kajian falsafah Jawa tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Mitos Jawa mulai dilupakan sebagai perlawanan terhadap landasan berpikir logis. Petuah (ajaran) luhur dianggap pagar kebebasan.…

15 May 2023 4:38 WIB·by Joko Yuliyanto· In Opini

Esensi, Eksistensi, dan Sensasi

Darurat literasi. Itulah diksi yang sering saya pakai untuk menggambarkan situasi membanjirnya informasi saat pandemi. Malas membaca dan berpikir mengulik sebuah berita juga turut berdampak pada konflik di tengah masyarakat. Ditambah lagi, perbedaan tidak lagi dilihat sebagai hal yang lumrah ketika semua berkehendak untuk memaksa…

24 Aug 2022 6:05 WIB·by Joko Yuliyanto· In Opini

Forum 17-an GUSDURian Klaten: Membaca Nasionalisme Pemuda Masa Kini

KLATEN - GUSDURian Klaten mengadakan sarasehan kebudayaan dalam kegiatan rutin Forum 17-an dengan tema "Membaca Nasionalisme Pemuda Masa Kini". Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Limasan Ngemplak, Brangkal, Karanganom, Klaten pada Jumat, 19 Agustus 2022 jam 19.00 WIB. Dihadiri sekira 20-an peserta, acara malam itu menghadirkan…

20 Aug 2022 10:12 WIB·by Joko Yuliyanto· In Peristiwa

Asingnya Demokrasi bagi Pekerja Rumah Tangga

Hari Pekerja Rumah Tangga (PRT) Internasional jatuh pada 16 Juni yang ditetapkan bersamaan dengan pengesahan Konvensi ILO 189 dan Rekomendasi 201 tentang Kerja Layak bagi PRT. Konvensi ini merupakan bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap PRT yang belum diakui sebagai pekerja dan masih terpinggirkan dari skema…

09 Aug 2022 3:41 WIB·by Joko Yuliyanto· In Headlines

GUSDURian Klaten: Memulai dan Bergerak (Kembali)

KLATEN - Setelah vakum sekitar 2 tahunan, Komunitas GUSDURian Klaten kembali memulai dan bergerak menghidupkan nilai-nilai Gus Dur, khususnya di Kabupaten Klaten. Acara bertajuk “Silaturahmi Komunitas GUSDURian Klaten” ini bertempat di Kedai Jogse, Prigi Wetan, Jogosetran, Kalikotes, Klaten (31/7). Acara ini dihadiri juga oleh Pendeta…

02 Aug 2022 3:31 WIB·by Joko Yuliyanto· In Peristiwa

Berpolitik dengan “Totem Pro Parte”

Totem Pro Parte adalah majas yang mengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian. Misalnya, Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepak takraw di Jakarta. Meskipun pemain sepak takraw hanya 3 orang, namun digunakan kata Indonesia yang seolah dimainkan seluruh rakyat Indonesia. Penggunaan majas totem…

02 Feb 2021 10:42 WIB·by Joko Yuliyanto· In Headlines

Belajar Mencintai Alam dari Nenek Moyang Kita

Pandemi adalah refleksi. Kesadaran menyambut lembaran baru di tahun 2021. Ratusan ribu orang di dunia meninggal karena Covid-19, para ulama (kiai dan habaib) juga pergi meninggalkan bingar-bingar keduniaan. Kembali kita diberikan waktu untuk merenung dan menyadari segala dosa-dosa kita. Manusia modern selalu berpikir tentang dirinya,…

27 Jan 2021 7:12 WIB·by Joko Yuliyanto· In Opini

Rizieq Shihab dan The Trolley Problem Pemerintah

Entah mewakili siapa, entah mewakili apa. Yang jelas kepulangan Rizieq Shihab menimbulkan pro-kontra. Mereka yang begitu haru menyambut kerinduan yang akhirnya bisa berjumpa. Menyambutnya dan mengaraknya bak pahlawan yang dianggap mampu mengatasi problematika di Indonesia, umat Islam khususnya. Di sisi lain, rakyat geram karena “di…

17 Dec 2020 5:48 WIB·by Joko Yuliyanto· In Opini