Author:KH. Abdurrahman Wahid

Asal-usul Tradisi Keilmuan di Pesantren

Pendahuluan Sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai ciri-cirinya sendiri, pesantren memiliki tradisi keilmuannya yang berbeda dari tradisi keilmuan lembaga-lembaga lain. Walaupun hal ini tidak begitu disadari selama ini, bagaimanapun juga memang terdapat perbedaan yang mendasar antara manifestasi lembaga-lembaga pendidikan Islam lainnya di seluruh dunia Islam. Pesantren…

21 Oct 2020 9:01 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Pesantren dalam Kesusastraan Indonesia

Sebagai objek sastra, pesantren boleh dikata belum memperoleh perhatian dari para sastrawan kita, padahal banyak di antara mereka yang telah mengenyam kehidupan pesantren. Hanya Djamil Suherman yang pernah melakukan penggarapan di bidang ini, dalam serangkaian cerita pendek di tahun-tahun lima puluhan dan enam puluhan. Juga…

19 Oct 2020 14:49 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Tahan Berpolitikkah Pondok Pesantren?

Dalam apa yang dinamakan ‘Muktamar Sukolilo’ di Surabaya baru-baru ini, kubu Alwi Shihab mengalami permasalahan yang cukup serius. Pertama, KH. Abdullah Faqih dari Pondok Pesantren (Pon-pes) Langitan di Tuban, menyatakan siap bertemu penulis kapan saja. Penulis mensyaratkan pertemuan itu harus diselenggarakan di luar ponpes tersebut,…

17 Oct 2020 4:08 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Mantra Pesantren dalam Krisis

Dalam perkembangan pesantren di negeri kita, terdapat banyak sekali legenda yang harus diteliti secara mendalam, termasuk dengan penelitian lapangan. Salah satu contoh yang dapat dikemukakan adalah legenda tentang Syeikh Ahmad Muttamakin dari Mejagung. Pertama mengenai lokasi kegiatan beliau. Ada sumber lisan yang menyatakan bahwa Mejagung…

16 Oct 2020 13:46 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Pesantren Sebagai Subkultur

Pengakuan bahwa pesantren adalah subkultur masih berupa usaha pengenalan identitas kultural yang dilakukan dari luar kalangan pesantren, bukannya oleh kalangan pesantren sendiri. Jika diingat pendekatan ilmiah yang terbaik untuk mengenal hakikat sebuah lembaga kemasyarakatan adalah pendekatan naratif (narrative), di mana kalangan lembaga itu sendiri yang…

15 Oct 2020 11:39 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

TNI dan Demokratisasi

Selama lebih dari 30 tahun TNI pernah berkuasa di negeri ini. Wajarlah kalau sekarang kecurigaan selalu diarahkan kepadanya. Segala macam hal yang menunjukkan pada melemahnya pemerintahan dan tereduksinya kebebasan bagi masyarakat sipil (civil society), selalu dianggap sebagai  “upaya TNI” untuk berkuasa kembali. Dalam hal ini,…

12 Oct 2020 13:04 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Masa Depan Demokrasi di Indonesia

Dalam era reformasi seperti sekarang ini timbul suatu pertanyaan; mungkinkah demokrasi di Indonesia dapat ditegakkan pada periode setelah pemilu yang akan datang? Jawaban atas pertanyaan di atas adalah tidak. Pernyataan ini tentulah mengejutkan banyak pihak, karena dalam kenyataan telah terjadi perubahan besar dalam panggung politik…

08 Oct 2020 14:58 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Kepala Sama Berbulu, Pendapat Berlain-lain

Pepatah di atas sudah sangat terkenal dalam bahasa kita, karena demikian banyak ia dilakukan dalam praktik kehidupan. Maksudnya adalah, kita sama-sama mempunyai rambut, tetapi pemikiran tetap berbeda. Jadi dalam ajaran Islam, satu ke lain orang pun terdapat pluralitas/kemajemukan pendapat, ini diterima sebagai prinsip pengaturan hidup…

03 Oct 2020 4:51 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Demokratisasi Hidup Bangsa

Reformasi yang memakan korban jiwa para mahasiswa di Universitas Trisakti (Grogol, Jakarta), Universitas Atmajaya di Semanggi dan peristiwa Jembatan Semanggi (Jakarta), ternyata tidak mencapai tujuan yang diharapkan. Mengapakah demikian karena reformasi itu ternyata telah “dicuri” orang. Bahkan sekarang muncul pengamatan, bahwa sebagian dari perjalanan hidup…

02 Oct 2020 13:10 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines

Agama dan Demokrasi

Pada saat ini tampak hubungan erat antara agama dan proses demokratisasi. Di mana-mana gerakan agama secara aktif mendorong upaya penegakan demokrasi. Dom Helder Cemara [1], seorang uskup agung di Brasil, menggerakkan kekuatan rakyat untuk memperjuangkan demokrasi selama belasan tahun, dengan menghadapi tuduhan bahwa ia condong…

01 Oct 2020 9:46 WIB·by KH. Abdurrahman Wahid· In Headlines