Jalin Silaturahmi antar-Komunitas, Gerdu Suroboyo Gelar Badminton Persaudaraan

Dengan tujuan pengenalan dan silaturahmi antarkomunitas, pada Minggu, 22 Januari 2023, Gerdu Suroboyo (Komunitas GUSDURian Surabaya) mengadakan Badminton Persaudaraan di Lapangan Badminton Semampir, tepatnya di Jl. Semampir tengah VIII No. 4-8, Surabaya, Jawa Timur.

Kali ini Gerdu Suroboyo bersama komunitas Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jemursari, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (PKPT IPNU) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menjalin keakraban lewat kok dan raket badminton sejak pukul 15.00-18.30 WIB.

Gerdu Suroboyo memang secara rutin mengadakan Gerdu Sports Week yang sudah berlangsung sejak September 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap seminggu atau dua minggu sekali oleh internal anggota komunitas Gerdu Suroboyo. Selang beberapa bulan berjalan, terbesit ide untuk mengundang anggota dari berbagai komunitas atau organisasi antaragama di Surabaya agar kegiatan ini semakin ramai dan seru.

Hal ini juga dirasa tepat sebagai wadah untuk saling mengenal dan bersilaturahmi. Sambil menunggu giliran bermain atau beristirahat setelah bermain badminton, teman-teman antarkomunitas dan organisasi dapat saling berbincang menanyakan kegiatan masing-masing dan mengajak saling berpartisipasi.

Siti Sumriyah, ketua Gerdu Suroboyo mengatakan, “Yang mempererat kita bukanlah di diskusi-diskusi, tapi justru di kesukaan kita yang sama, seperti olahraga badminton.”

Sebagaimana yang diajarkan Gus Dur tentang toleransi, kegiatan badminton persaudaraan ini juga memperkuat toleransi komunitas atau organisasi antaragama dan kepercayaan di Surabaya. Berbeda dengan kegiatan diskusi yang biasanya pesertanya kurang berbaur satu sama lain, olahraga ini justru membuat teman-teman antarkomunitas atau organisasi yang berbeda menjadi akrab.

"Contohnya sekarang di tengah lapangan, dari GKI dan IMM satu tim melawan PKPT IPNU UNESA yang se-tim dengan Gerdu. Jadi Badminton Persaudaraan ini bukan badminton antartim per komunitas atau organisasi, mereka berbaur satu sama lain,” tandas Koordinator Gerdu Suroboyo yang akrab disapa Mbak Sum tersebut.

Author

Bagikan tulisan ini: