Category: Headlines

HomeHeadlines

Tahun-tahun setelah Perang Dunia II mengumandangkan sebuah perkembangan baru dalam percaturan politik: deideologisasi dalam lingkup sangat luas. Ideologi-ideologi besar di dunia harus memberikan tempat kepada pemunculan kehidupan politik tanpa ideologi. Kalaupun ideologi masih dipertahankan, ia hanyalah sebagai semacam formalitas yang tidak meyakinkan siapa pun. Segera setelah sekian puluh negeri terjajah berhasil memerdekakan diri, bukannya ideologi …

Charles Torrey dalam disertasi doktornya di Universitas Heidelburg tahun 1880­an, mengemukakan bahwa al­-Qur'an mempunyai keistimewaan, berupa penggunaan istilah-­istilah profesi untuk menyatakan keyakinan agama. Disebutkannya ayat; “Barang siapa memberikan pinjaman yang baik pada Allah, maka akan diberi imbalan berlipat ganda (man dzal ladzi yuqridu Allâha qardlan hasanan fa yudhâ’ifahu)” (QS al-Baqarah (2): 245), yang berarti bukan …

Selama ini perempuan kerap kali menjadi objek, baik dalam kehidupan dunia maupun imajinasi kehidupan di akhirat, dalam hal ini surga. Pertanyaan yang sering muncul juga, kenapa imajinasi dalam kehidupan ini didominasi oleh laki-laki? Padahal keduanya sama-sama manusia yang diciptakan Sang Pencipta untuk saling memanusiakan. Historis perempuan pada masa lalu yang menjadi objek, baik dari sisi …

Isu Uyghur terus diperbincangkan di tanah air. Dimulai dengan semakin maraknya pemberitaan di media luar negeri mengenai kamp-kamp “re-edukasi” untuk warga Uyghur yang kabarnya tidak diperbolehkan beribadah, dipaksa memakan babi, dan berbagai penyiksaan lainnya, dilanjutkan dengan unjuk rasa sejumlah ormas Islam di depan Kedutaan Besar Tiongkok. Pemerintah Tiongkok awalnya menyangkal adanya kamp-kamp ini, meski akhirnya …

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Jaringan GUSDURian. Salah satu penggerak GUSDURian Lampung, Gatot Arifianto, meninggal dunia pada Sabtu (7/11/2020) jam 02.00 dini hari tadi. Dia menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung. Gatot adalah sosok yang dikenal konsisten berjuang di jalan kultural. Selain aktif sebagai Koordinator GUSDURian Lampung, ia juga pernah …

by

Kata “kafir’’ dalam Bahasa Arab (lihat al-munjid, misalnya) berasal dari kata ka-fa-ra yang berarti ‘menutupi’. Di dalam al-Qur’an, petani juga disebut kuffar (orang-orang ‘’kafir’’) karena mereka menggali tanah, menanam bebijian, lalu menutupnya kembali dengan tanah (QS al-Hadid [57]: 20). Kata ini pula yang kemudian diadopsi dalam bahasa Inggris menjadi kata to cover. Kekafiran, dengan demikian, adalah pengingkaran dan penolakan atas kebenaran …

Editorial The Economist 17 Oktober lalu agak mengagetkan. Nadanya keras, terus terang, dan ditulis dengan gaya elegan, khas majalah ini. Ia mengulas sekaligus menanggapi secara kritis UU Cipta Kerja yang kontroversial. Judulnya, jika dibaca ala ”deklamasi” puisi oleh murid-murid sekolah menengah pada era pra-digital dulu, akan menimbulkan efek bunyi yang berima: Banyan Suharto with a saw. Jika diterjemahkan, …

Simbol salib memang kadung identik sebagai identitas gereja. Bahkan di beberapa gereja bersejarah, salib bukan hanya tampak sebagai ornamen. Bentuk salib mewujud pula pada tapak bangunan gereja. Katedral Jakarta merupakan salah satu gereja yang mengadopsi pola tapak seperti ini. Tapak salib bangunan Katedral Jakarta akan terlihat jelas jika kita melihat gereja ini dari atas. Misalnya …

Peter Mansfield, dalam bukunya History of the Middle East, menyatakan bahwa Islam memang sejak kelahirannya tidak mengemukakan konsep tentang sebuah negara. Namun, seluruh bangunan hukum, tradisi, dan ajaran-ajaran Islam bertumpu pada kekuasaan negara untuk mengatur kehidupan individu menurut garis-garis yang jelas. Mereka harus kawin berdasarkan aturan-aturan tertentu, membagi waris juga menurut aturan-aturan tertentu. Mereka harus taat …

Ada sebuah prinsip yang selalu dikumandangkan oleh mereka yang meneriakkan kebesaran Islam: “Islam itu unggul, dan tidak dapat diungguli“ (Al-Islam Ya’iu wala Yu’la Alahi). Dengan pemahaman mereka sendiri, lalu mereka menolak apa yang dianggap sebagai “kekerdilan” Islam dan kejayaan orang lain. Mereka lalu menolak peradaban-peradaban lain dan menyerukan sikap “mengunggulkan“ Islam secara doktriner. Pendekatan doktriner seperti …