Category: Opini

HomeOpini

Sebagai seorang pemuda yang cukup aktif mengikuti berbagai organisasi yang ada di desa, saya sering kali mendapat undangan dari Pemerintah Desa untuk menghadiri acara rapat yang diselenggarakan di Balai Desa tempat saya tinggal. Rapat tersebut biasanya berbentuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), dan jenis rapat-rapat yang lain. Tentu saja, saya sangat …

Kiranya semua orang mengenal kota ini. Kota yang dikenal dengan makanan khasnya, tempat pariwisata, penduduk yang ramah dan kampus-kampus yang menjadi incaran siswa yang baru saja menyelesaikan masa-masa SMA nya, itulah kekhasan Kota Yogyakarta. Gudeg adalah makanan fovorit di kota ini. Maka tak heran jika kota ini dijuluki dengan Kota Gudeg. Saking kayanya akan tempat …

Jalanan menuju stadion terasa padat. Deretan kendaraan roda empat berurutan mengular dengan rapi, ibarat python raksasa yang berkelok-kelok. Sementara kerumunan pengendara sepeda motor berkerumun memenuhi sisi lain boulevard panjang menuju parkiran. Aku bersyukur itu semua sudah kulalui beberapa menit yang lalu. Dengan langkah tergesa aku memasuki pintu masuk utama stadion sore itu. Plakat besar berisi …

“Kita tidak pernah meragukan bahwa pesantren sudah selesai dalam urusan moderasi beragama.” Begitulah ungkapan yang sering saya dengar dari Menteri Agama, dalam berbagai webinar pengarusutamaan moderasi beragama. Memang, terma moderasi beragama saat ini sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh para petinggi negara, terutama Kemenag.  Belakangan juga diketahui telah muncul pedoman yang mengatur konsep moderasi beragama dan semakin …

Saya mendapatkan pengalaman yang unik dalam selang satu minggu. Waktu menginap di Griya GUSDURian—yang diidentikkan dengan NU, walau tidak demikian—dalam rangka suatu kegiatan, di sana diputar Mars Muhammadiyah. Satu minggu berselang, dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa yang berafiliasi dengan Muhammadiyah, setelah forum, beberapa saat sebelum Subuh menggema lagu Ya lal Wathan, yang identik …

Suatu pagi, saya bersama teman-teman sedang mencari sarapan di dekat rel kereta api dekat UIN Yogyakarta. Aktivitas itu kami lakukan dalam rangka mengambil momen terbaik untuk melihat alam di pagi hari pasca subuh, dengan iringan suara kereta yang akan berlalu-lalang. Setelah kami duduk di salah satu warung soto dekat rel itu, salah satu teman berkata, …

Kertas pembungkus nasi bagi sebagian orang adalah barang yang tidak berguna. Sesuatu yang wajib dibuang, disobek, bahkan dibakar. Tapi, bagi teman saya, kertas pembungkus nasi, utamanya koran bekas, masih memiliki nilai guna. Koran-koran bekas pembungkus nasi itu masih bisa dimanfaatkan untuk dibaca lagi. Meski terkadang koran bekas itu sudah tidak sempurna bentuknya, dalam arti ada …

Tanah adalah daging, air adalah darah, dan batu adalah tulang; begitulah ungkapan Wadon Wadas yang menggambarkan keterkaitan antara perempuan dan alam. Dalam konteks ini mengandung makna implisit bahwa ketika melakukan perusakan terhadap alam berarti juga melakukan perusakan terhadap perempuan. Sebagai seorang perempuan, saya begitu paham bagaimana kebutuhan perempuan terhadap kelestarian alam untuk keberlanjutan hidup. Ketika …

Mendengar nama Kampung Inggris, Pare, membuat banyak orang berpikiran bahwa itu adalah kampung yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Nyatanya ketika saya mengunjunginya beberapa waktu lalu, bayangan tentang bakul cilok yang berbicara bahasa Inggris atau bapak-bapak yang bercengkrama menggunakan bahasa Inggris ketika pergi ke kebun tertepis oleh keadaan. Ya, Pare dan bahasa Inggris rupanya …

Judul di atas adalah tema sentral Hari Pahlawan tahun ini. Suatu tema yang syarat dengan makna yang dalam. Pahlawan dan teladan adalah dua kata yang tidak dapat dipisahkan. Pahlawan adalah orang yang berjasa, orang yang punya kontribusi, orang yang punya manfaat. Sedangkan teladan berkaitan dengan obyek yang dapat dijadikan contoh yang baik. Keteladanan dalam diri …