Archive:July 2026

Persekutuan Sunyi Feminisme dan Kiai Imam Aziz

YOGYAKARTA - Integrasi antara perspektif hak asasi perempuan dan ajaran Islam menjadi faktor kunci dalam keberhasilan advokasi kebijakan publik di Indonesia. Keterlibatan tokoh keagamaan progresif terbukti efektif meredam resistensi kelompok konservatif, khususnya saat proses legislasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) serta Undang-Undang…

22 Jul 2026 6:00 WIB·by admingusdur· In Peristiwa

Kesaksian Budiawan atas Rekonsiliasi 1965 Kiai Imam Aziz

YOGYAKARTA - Narasi tunggal Tragedi 1965 bentukan Orde Baru telah puluhan tahun mengunci ingatan kolektif masyarakat Indonesia. Lewat kurikulum sekolah hingga pemutaran wajib film Pengkhianatan G30S/PKI, negara mengukuhkan sekat tebal antara dua komunitas memori, kelompok keagamaan yang diposisikan sebagai pahlawan dan penyintas 1965 sebagai musuh…

22 Jul 2026 5:34 WIB·by admingusdur· In Peristiwa

Warisan Inklusivitas Kiai Imam Aziz di Mata Aktivis Disabilitas

YOGYAKARTA - Membicarakan isu hak-hak penyandang disabilitas di tataran lembaga keagamaan tidak selalu berjalan mulus. Sering kali, ruang dialog terhalang oleh cara pandang tradisional yang masih kaku. Di tengah kebuntuan wacana tersebut, mendiang KH M. Imam Aziz hadir sebagai jembatan yang meruntuhkan sekat-sekat eksklusivitas. Peran…

21 Jul 2026 13:20 WIB·by admingusdur· In Peristiwa

Haul Ke-1 KH Imam Aziz, LHS: Kebersahajaan Adalah Barang Mewah

YOGYAKARTA - Peringatan Haul Ke-1 KH M. Imam Aziz bertajuk ”Sunyi, Menggerakkan” digelar secara khidmat di Kompleks Makam KH M. Imam Aziz, Pondok Pesantren Bumi Cendekia, Yogyakarta, Minggu (19/7/2026). Rangkaian acara yang memadukan tradisi keagamaan, kegiatan sosial, serta refleksi kebudayaan dan pemikiran ini menjadi ruang…

21 Jul 2026 13:17 WIB·by admingusdur· In Peristiwa

Yang Tidak Pernah Diadili Gus Dur

Setiap zaman selalu menemukan seseorang untuk disalahkan. Sejarah mencatat daftar yang panjang. Pernah orang Tionghoa dianggap ancaman bagi bangsa. Pernah perempuan dianggap sumber kerusakan moral. Pernah orang yang berbeda keyakinan diposisikan sebagai musuh agama. Bahkan orang yang sekadar berpikir berbeda pun pernah dianggap layak disingkirkan.…

20 Jul 2026 10:13 WIB·by Fahrullah· In Opini

Ketika GKJW Berseloroh Menjadi ’Gusdurian Jawi Wetan’

YOGYAKARTA - Relasi lintas iman di Indonesia kerap kali diuji oleh dinamika sosial dan politik. Namun, di tingkat akar rumput, harmoni terbukti mampu bertahan berkat memori kolektif yang dirawat dengan konsisten. Pijakan sejarah inilah yang melandasi pertemuan hangat antara perwakilan Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW)…

20 Jul 2026 6:59 WIB·by admingusdur· In Peristiwa

Melihat LGBTQ+ Dari Kacamata Gus Dur

"Terus harus dipuja-puja? Terus harus dinormalisasi LGBTQ?" Pertanyaan seperti itu hampir selalu muncul setiap kali terjadi pembicaraan tentang kekerasan terhadap kelompok LGBTQ. Seolah-olah, ketika seseorang mengutuk penganiayaan terhadap mereka, berarti ia sedang mendukung, mempromosikan, atau menormalisasi orientasi seksual dan identitas gender tertentu. Padahal, masalahnya bukan…

19 Jul 2026 15:34 WIB·by Arina Rahmatika· In Opini

Belajar Memilih Diksi yang Tepat dari Gus Dur

Sebagian orang menganggap bahwa pemilihan kata maupun diksi dalam sebuah percakapan, gagasan, dan tulisan itu tidaklah penting. Bagi mereka, memprioritaskan penyampaian inti pesan jauh lebih utama. Ada keyakinan bahwa bahasa tubuh dan luapan emosi lebih dominan dalam mentransfer maksud, sehingga komunikasi informal yang mengutamakan kecepatan…

18 Jul 2026 3:35 WIB·by Fatia Inast Tsuroya· In Opini