Category:Opini

Ajaran Tasawuf dalam Laku Gus Dur

Pesantren sebagai awal perjalanan sang guru bangsa merupakan komunitas tradisional yang serba sederhana dan terbatas. Kesederhanaan pesantren bukan hanya pada perilaku keseharian namun juga gaya hidup, cara berpikir hingga cara pemecahan sebuah permasalahan. Keterbatasan pesantren juga dirasakan warganya karena menjalani kehidupan dalam niatan belajar sehingga…

16 Feb 2021 5:32 WIB·by Jasminto· In Headlines

Suku Kokoda dan Jejak Islam di Tanah Papua

Banyak orang beranggapan bahwa penduduk asli Papua memeluk agama Kristen atau Katolik, walaupun kedua kepercayaan tersebut adalah yang dominan dianut penduduk asli Papua. Tapi rupanya tak semua penduduk asli Papua menganut dua kepercayaan tersebut. Terdapat satu suku yang merupakan suku muslim asli Papua, mereka adalah…

13 Feb 2021 3:36 WIB·by Umi Nurchayati· In Headlines

Jihad Menghapus Kekerasan terhadap Perempuan

Penghapusan kekerasan terhadap perempuan adalah salah satu tujuan program SDGs yang terus diupayakan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia, karena memiliki dampak yang serius dan perlu diperhatikan oleh berbagai pihak. Kekerasan seksual terhadap perempuan memiliki dampak yang luar biasa, baik…

13 Feb 2021 3:11 WIB·by Khoniq Nur Afiah· In Headlines

Gus Dur di Antara Para Kiai

Almaghfurlah KH. Ali Ma’shum pernah menegur saya, seusai Munas Ulama NU di Kaliurang Yogyakarta. “Kamu kok tidak ikut main politik seperti adikmu, Mustofa, kenapa?” Saya hanya menjawab, “mBoten kangge (Nggak kepake).” Munas Ulama NU di Kaliurang -konon- adalah tindak lanjut dari upaya para petinggi NU melakukan penggantian nahkoda jam’iyah, dari KH.…

08 Feb 2021 6:11 WIB·by M. Cholil Bisri· In Headlines

Perempuan Berjilbab, Anjing, dan Beberapa Pembacaan

Sebuah foto atau gambar memiliki banyak penafsiran. Betapa berbahayanya jika penafsiran hanya boleh dan harus satu saja. Teks menjadi sesuatu yang mati dan bisa jadi ‘mematikan’. Inilah yang ingin saya ‘bagikan’ mengenai gambar sampul Post Event Catalogue Parallel Events & Festival Uquator: Biennale Jogja XI Equator…

08 Feb 2021 5:50 WIB·by Hairus Salim· In Headlines

Ngapain Sih Meributkan Aturan Jilbab di Sekolah yang Progresif?

Sebelum nge-judge ke mana-mana, pihak yang ‘menggoreng’ isu pemaksaan siswi non-muslim untuk berjilbab lebih baik menelaah kasus ini lebih dalam. Belum lama ini seorang siswi non-muslim di Padang diminta untuk berjilbab karena menjadi aturan tertulis sekolahnya, sebuah sekolah kejuruan yang berstempel negeri. Ibu siswi tersebut menolak karena…

05 Feb 2021 4:06 WIB·by Sarjoko S· In Headlines

Membumikan Literasi

Membaca adalah memahami rangkaian makna, bukan sekedar mengeja bahan pustaka. Artinya, pandai membaca adalah proses yang terus dipelajari, jauh sesudah kita bisa menggabungkan suku kata yang berarti. Karenanya, pembaca jagoan adalah yang terus mengusahakan pengenalan lingkungan, bukan sekedar melafalkan tulisan. Belajar membaca tidak sederhana. Dimulai…

05 Feb 2021 3:55 WIB·by Najelaa Shihab· In Headlines

Tionghoa Muslim dan Toleransi di Semarang

Rasisme masih menjadi jargon terkuat untuk menyudutkan kelompok tertentu. Biasanya pelaku rasis menggunakan istilah-istilah yang merendahkan dan cenderung menghina. Hal itu masih sering dijumpai apabila isu politik berkembang dan ada unsur Tionghoa yang terlibat di dalamnya. Masyarakat terdidik mungkin telah memahami bahwa isu-isu seputar Tionghoa kerap…

03 Feb 2021 3:40 WIB·by Ganda Febri Kurniawan· In Headlines

Gus Dur: Sangat Dihormati dan Selalu Ada di Hati Rakyat Papua

Soal kedekatan Gus Dur dengan masyarakat Papua sudah banyak cerita. Bahkan, senior saya Ahmad Suaedy, sudah menyusunnya menjadi karya ilmiah dalam bentuk disertasi dan mengantarkannya menyandang gelar akademik sebagai seorang doktor. Beberapa orang Papua yang datang ke kantor PBNU dan mengadukan nasibnya di depan kursi yang dulu…

03 Feb 2021 2:13 WIB·by Rumadi Ahmad· In Headlines

Berpolitik dengan “Totem Pro Parte”

Totem Pro Parte adalah majas yang mengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian. Misalnya, Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepak takraw di Jakarta. Meskipun pemain sepak takraw hanya 3 orang, namun digunakan kata Indonesia yang seolah dimainkan seluruh rakyat Indonesia. Penggunaan majas totem…

02 Feb 2021 10:42 WIB·by Joko Yuliyanto· In Headlines