Category:Sastra

Najis

Oleh: Akhmad Vaiz Vadlly Robby LANGIT di atas Desa Karangwungu tidak pernah benar-benar pulih sejak tanah longsor melumat separuh kampung itu empat tahun silam. Setiap kali mendung bergelayut rendah di atas punggung bukit, orang-orang tua masih menekan dada, menahan kecemasan yang tak bernama. Trauma, kata…

05 Aug 2026 4:00 WIB·by admingusdur· In Sastra

Cuci Tangan

Oleh: Ainun Maghfiroh “NUN, aku akan membersihkan lantai, meja, kursi, dinding, keset, dengan tanah. Semua yang tersentuh oleh Mis, hukumnya najis!” ucap Zak, kepada istrinya. “Apalah isi dalam batok kepalamu? Kamu lebih suci dari Mis? Hey Zak, kamu suka membunuh lalat yang sedang mencari rezeki.…

04 Aug 2026 5:00 WIB·by admingusdur· In Sastra

Kata Pengantar: Merawat Sastra (dari) Pinggiran

Oleh: Sarjoko S. SEJAK 2025 kami mulai mengaktivasi rubrik sastra di Kampung Gusdurian (gusdurian.net). Kampung Gusdurian kami anggap perlu memberi ruang bagi warga, khususnya para Gusdurian, yang suka menulis sastra. Kami memulai dengan cerpen. Rubrik yang baru kami buka setelah kurang lebih 15 tahun website…

04 Aug 2026 2:00 WIB·by admingusdur· In Sastra

Corong Pengumpat

Langkah Jalu Kiswara terhenti ketika melihat seorang pria asing yang tengah membungkuk-bungkuk mencari sesuatu. Setelah mengintai sekian detik, Jalu Kiswara mencurigai bahwa orang itulah yang dilihatnya dua hari terakhir di sekitar pemakaman. Ia lantas mendekatinya dengan hati-hati, sembari menyeret sapu lidi dan pengki berbahan seng…

25 Jul 2026 15:29 WIB·by Muhammad Faisal Akbar· In Sastra

Ibuku Melawan Semen

Jakarta, 13 Maret 2013. “Ibu Bumi Sampun Maringi, Ibu Bumi Dilarani”, begitu tulisan spanduk yang ditenteng emak. Pagi ini suasana Ibukota sibuk sekali, aku melihat orang-orang berpakaian rapi dengan dasi di leher dan baju dimasukkan ke celana menunggu kedatangan bus di seberang sana, terkadang sesekali…

24 Jul 2026 1:00 WIB·by admingusdur· In Sastra

Bayam SekNas dan Strategi Still Living Pengungsi Patah Hati

Dalam dunia gerakan, saya dulu mengira orang-orang berkumpul hanya karena digerakkan oleh idealisme yang melangit. Kita terbiasa melihat pernyataan sikap yang gagah, diskusi filsafat yang bikin dahi mengernyit, rapat hari ini untuk menentukan rapat apa besok, atau rencana aksi massa yang rapi, yang pada akhirnya…

29 Jun 2026 15:11 WIB·by Mahéng· In Sastra

Ilmu Bayam Pak Kiai

Ternyata setelah diselidiki lewat beberapa kesaksian kawan-kawan serta sahabat dekatnya, memang betul Kang Wid dulunya pernah nyantri di sebuah pesantren kecil bernama “Al-Muhtadun”, di Dukuh Tambak, di pelosok barat Jawa Timur. Dan Kang Wid ini termasuk assabiqunal awwalun alias orang-orang awal yang benar-benar nyantri di…

22 May 2026 14:29 WIB·by Ahmad Miftahudin Thohari· In Sastra

Satu Liter Bensin

Suhu udara siang itu cukup panas. Membuat dahi penuh peluh. Tapi aku harus menerjangnya. Siang itu aku pulang ke rumah. Selesai belanja snack kesukaan Istri aku langsung menuju kamar. Panasnya matahari itu bukan satu-satunya cerita yang kubawa untuknya. Satu cerita, yang agak memilukan juga kubawa…

17 May 2026 18:08 WIB·by Fadhil Hadju· In Sastra

Gereja di Halaman Rumah Kiai

Suara itu bertebaran ke segala penjuru, seperti tak memberi pilihan, suka atau tidak harus bisa menerimanya. Suara itu keluar dari pengeras suara masjid yang ada di tengah desa, tempat segala gema dikumpulkan dan dilepas begitu saja. Suara ibu-ibu yang melantunkan selawat dengan nada kadang rendah,…

13 May 2026 14:09 WIB·by Asep Wahyudin· In Sastra

Air Mata untuk Sang Jenderal

Hari itu, laut di kampung pesisir mendadak sunyi. Padahal biasanya ombak selalu cerewet—menyela doa subuh, menepuk tiang rumah panggung, dan menyapa perahu-perahu kecil yang pulang membawa ikan kembung dan harapan. Namun pagi itu, laut seakan tahu: salah satu anak terbaiknya telah berpulang. Namanya terpahat di…

15 Feb 2026 4:46 WIB·by Hamzah Durisa· In Sastra